Showing posts with label Puasa Sunah. Show all posts
Showing posts with label Puasa Sunah. Show all posts

Hikmah Puasa Sunnah Bulan Sya'ban

Kumpulan Doa Islami - Tidak terasa sekarang kita berada pada bulan Sya’ban. Itu artinya, tinggal menghitung hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Nah, di bulan Sya’ban ini sudahkah kita mulai menunaikan puasa sunnah sebagaimana Rasulullah? Mengapa Rasulullah memperbanyak puasa sunnah di bulan ini? ternyata ini dia hikmahnya.

Pelajari juga : Niat Puasa Sunnah Sya'ban Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia mengatakan,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, hingga kami katakan bahwa dia tidak berbuka. Beliau pun berbuka hingga kami katakan bahwa dia tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara tepat sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat dia berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156)

Disebutkan oleh Ibnu Rajab Al Hambali mengenai pesan tersirat puasa Sya’ban sebagai berikut.
  1. Bulan Sya’ban ialah bulan daerah insan lalai. Karena mereka sudah terhanyut dengan istimewanya bulan Rajab (yang termasuk bulan Harom) dan juga menanti bulan sesudahnya yaitu bulan Ramadhan. Tatkalah insan lalai, inilah keutamaan melaksanakan amalan puasa saat itu. Sebagaimana seseorang yang berdzikir di daerah orang-orang yang begitu lalai dari mengingat Allah -seperti saat di pasar-, maka dzikir saat itu ialah amalan yang sangat istimewa.

    Abu Sholeh mengatakan, “Sesungguhnya Allah tertawa melihat orang yang masih sempat berdzikir di pasar. Kenapa demikian? Karena pasar ialah tempatnya orang-orang lalai dari mengingat Allah.”
  2. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa setiap bulannya sebanyak tiga hari. Terkadang dia menunda puasa tersebut hingga dia mengumpulkannya pada bulan Sya’ban. Makara dia shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki bulan Sya’ban sedangkan di bulan-bulan sebelumnya dia tidak melaksanakan beberapa puasa sunnah, maka dia mengqodho’nya saat itu. Sehingga puasa sunnah dia menjadi tepat sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya.
  3. Puasa di bulan Sya’ban ialah sebagai latihan atau pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jika seseorang sudah terbiasa berpuasa sebelum puasa Ramadhan, tentu dia akan lebih besar lengan berkuasa dan lebih bersemangat untuk melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan. (Lihat Lathoif Al Ma’arif, hal. 234-243)

Kesimpulannya, pesan tersirat puasa Syaban ialah semoga kita tidak tergolong orang-orang yang lalai alasannya ialah yang dinanti terus ialah bulan Ramadhan. Hikmah lainnya, semoga mengganti puasa sunnah yang dulu pernah luput. Hikmah lainnya pula, untuk pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Pelajari juga : Niat Puasa Sunnah Sya'ban Lengkap Arab Latin dan Terjemahannya

Mari kita penuhi amal catatan kita selama bulan Sya’ban ini dengan puasa sunnah di hadapan Allah.

Hikmah Dan Keutamaan Puasa Syawal 6 (Enam) Hari

Kumpulan Doa Islami - Puasa sunah 6 hari di bulan syawal mempunyai pesan yang tersirat dan keutamaan yang sangat luar biasa yaitu bagi siapa saja yang mengamalkan ibadah sunah puasa syawal 6 hari maka sama halnya berpuasa satu tahun penuh. Ini sungguh sangat istimewa sekali sebab jikalau kita melaksanakan puasa 1 tahun penuh maka sangatlah berat. Namun dengan hanya mengamalkan puasa enam hari di bulan syawal ini pahalanya sudah setara dengan puasa 1 tahun. Selain itu, Allah SWT juga akan menimbulkan kebaikan 10 kali lipat bagi hambaNya yang mengamalkan puasa sunah syawal selama 6 hari. Subhanallah....

Dalil mengenai keutamaan puasa 6 hari di bulan syawal ialah sebagai berikut :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
Artinya :
Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian diikuti dengan puasa 6 (enam) hari bulan Syawal, maka (pahalanya) menyerupai puasa satu tahun penuh. (HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Dari hadits diatas menawarkan keutamaan puasa sunnah enam hari di bulan Syawwal, yang ini termasuk karunia yang sangat besar dari Allah SWT kepada hamba-hambaNya, dengan akomodasi mendapatkan pahala puasa setahun penuh tanpa harus berpuasa selama 1 tahun.

Sungguh beruntung sekali jikalau kita sanggup melaksanakan puasa syawal enam hari. Ini sungguh keutamaan yang sangat luar biasa. Marilah kita melaksanakan puasa sunah ini demi mengharapkan rahmat dan ampunan Allah SWT.

Silakan Pelajari : Niat Puasa Syawal Sunah 6 Hari Lengkap

Ibnu Rojab ra, menyebutkan beberapa manfaat puasa enam hari di bulan Syawal, di antaranya:
  1. Berpuasa enam hari di bulan Syawal sesudah Ramadhan akan menyempurnakan ganjaran berpuasa setahun penuh.
  2. Puasa Syawal dan puasa Sya’ban menyerupai halnya shalat rawatib qobliyah dan ba’diyah. Amalan sunnah menyerupai ini akan menyempurnakan kekurangan dan cacat yang ada dalam amalan wajib. Setiap orang niscaya mempunyai kekurangan dalam amalan wajib. Amalan sunnah inilah yang nanti akan menyempurnakannya.
  3. Membiasakan berpuasa sesudah puasa Ramadhan ialah tanda diterimanya amalan puasa Ramadhan. Karena Allah sat. jikalau mendapatkan amalan hamba, maka Dia akan memberi taufik pada amalan sholih selanjutnya. Sebagaimana sebagian salaf mengatakan, “Balasan dari amalan kebaikan ialah amalan kebaikan selanjutnya. Barangsiapa melaksanakan kebaikan kemudian beliau melanjutkan dengan kebaikan selanjutnya, maka itu ialah tanda diterimanya amalan yang pertama. Begitu pula orang yang melaksanakan kebaikan kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan kejelekan, maka ini ialah tanda tertolaknya atau tidak diterimanya amalan kebaikan yang telah dilakukan.”
  4. Karena Allah telah memberi taufik dan menolong kita untuk melaksanakan puasa Ramadhan serta berjanji mengampuni dosa kita yang telah lalu, maka hendaklah kita mensyukuri hal ini dengan melaksanakan puasa sesudah Ramadhan. Sebagaimana para salaf dahulu, sesudah malam harinya melaksanakan shalat malam, di siang harinya mereka berpuasa sebagai rasa syukur pada Allah atas taufik yang diberikan. (Disarikan dari Latho’if Al Ma’arif, 244, Asy Syamilah).

Adapun untuk pelaksanaan puasa syawal, lebih utama jikalau puasa enam hari ini dilakukan berturut-turut, sebab termasuk bersegera dalam kebaikan, meskipun dibolehkan tidak berturut-turut. Lebih utama jikalau puasa ini dilakukan segera sesudah hari raya Idhul Fithri, sebab termasuk bersegera dalam kebaikan menawarkan kecintaan kepada ibadah puasa serta tidak bosan mengerjakannya, dan supaya nantinya tidak timbul halangan untuk mengerjakannya jikalau ditunda.

Itulah beberapa hikmah dan keutamaan puasa 6 hari di bulan syawal yang sanggup kami share, jikalau kalian tahu lebih banyak lagi ihwal pesan yang tersirat dan manfaat lainnya silain sanggup di share lewat kolom komentar. Terima kasih, biar bermanfaat.

Hukum Puasa Muharam - Puasa Asyura

Kumpulan Doa Islami - Di dalam Surah at-Taubah ayat 36 menyebut Muharram, termasuk empat bulan yang dimuliakan yaitu Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Tak sedikit umat Muslim yang memutuskan untuk berpuasa penuh sepanjang bulan Suro dalam tradisi Jawa tersebut. Lantas Apa aturan Muharram atau Puasa Syura?

Jalal bin Ali Hamdan as-Sulami menjawab pertanyaan ini dalam makalahnya yang berjudul Dirasat Ushuliyyah Haditsiyya li Shaum ‘Asyura’. Ia mengungkapkan, para ulama setuju boleh berpuasa sepanjang Muharram, dan hukumnya sunat. Bukan wajib. Pandangan ini disampaikan oleh Mazhab Hanafi, Maliki, dan Syafi’i.

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أفضل الصيام بعد رمضان ، شهر الله المحرم
Artinya :
“Sebaik-baik puasa sehabis Ramadlan yaitu puasa di bulan Allah, bulan Muharram.” (HR. Muslim 1163).

Hadis ini merupakan dalil dianjurkannya memperbanyak puasa selama Muharam. An-Nawawi mengatakan,
تصريح بأنه أفضل الشهور للصوم
Artinya :
”Hadis ini menegaskan bahwa Muharam yaitu bulan yang paling utama untuk puasa.” (Syarh Shahih Muslim, 8/55).

Kemudian, dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Artinya :
”Puasa hari Asyura, saya berharap kepada Allah, puasa ini menghapuskan (dosa) setahun yang telah lewat.” (HR. Muslim 1162).

Dan sehabis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mendapat warta bahwa Puasa Asyura yaitu kebiasaan puasa yahudi yang paling agung, ia bertekad, tahun depan akan puasa tanggal 9 Muharam, semoga puasa ia beda dengan kebiasaan puasa yahudi. (HR. Muslim 1134)

Berdasarkan keterangan di atas, kita sepakat, bahwa dalam puasa Muharam, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak memilih hari khusus yang paling istimewa untuk puasa, selain tanggal 9 dan 10 Muharam. Beliau hanya menganjurkan memperbanyak puasa selama Muharam. Karena itu, tidak dibenarkan seseorang menyatakan ada usulan khusus untuk berpuasa tanggal 1 Muharam atau tanggal sekian Muharam, sementara dia tidak mempunyai dalil yang mendukung pernyataannya.

Hukum Puasa Tanggal 1 Muharam

Satu prinsip yang penting untuk kita garis bawahi, bahwa satu amal yang sama, dapat jadi mempunyai aturan yang berbeda, tergantung dari niat pelakunya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjukkan kaidah,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
Artinya :
”Sah dan tidaknya amal, bergantung pada niatnya, dan seseorang akan mendapat sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari 1 dan Muslim 1907)

Keutamaan Puasa 'Asyura - 9, 10, 11 Muharram

Kumpulan Doa Islami - Alhamdulillah kita hampir memasuki pertengahan bulan muharram, yang mana khususnya di tanggal 9, 10 dan 11 muharram kita umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah yang biasa disebut puasa asyura. Sungguh sangat luar biasa jikalau kita sanggup mengamalkan ibadah puasa ini alasannya pahalanya begitu besar, yaitu akan dihapusnya dosa-dosa tahun sebelumnya.

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ
Artinya :
Dari Abu Qatadah radhiyallohu anhu bahwa Nabi Muhammad shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Puasa hari ‘Asyuro saya berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa tahun lalu” [ HR. Tirmidzi (753), Ibnu Majah (1738) dan Ahmad(22024). Hadits semakna dengan ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shohih dia (1162) ]

Jika teman-teman hendak berpuasa asyura, hendaknya berpuasa juga sehari sebelumnya. Ibnu Abbas radhiyallohu ‘anhuma berkata : Ketika Rasulullah shallallohu alaihi wasallam berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan kaum muslimin berpuasa, mereka (para shahabat) menyampaikan, “Ya Rasulullah ini yaitu hari yang diagungkan Yahudi dan Nasrani”. Maka Rasulullah shallallohu alaihi wasallam pun bersabda:

فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ قَالَ فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Artinya :
Jika tahun depan insya Allah (kita bertemu kembali dengan bulan Muharram), kita akan berpuasa juga pada hari kesembilan (tanggal sembilan).“
Akan tetapi belum datang Muharram tahun depan sampai Rasulullah shallallohu alaihi wasallam wafat di tahun tersebut [ HR. Muslim (1134) ]
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ صُومُوا التَّاسِعَ وَالْعَاشِرَ وَخَالِفُوا الْيَهُودَ
Artinya :
Ibnu Abbas radhiyallohu anhuma dia berkata, “Berpuasalah pada tanggal sembilan dan sepuluh Muharram, berbedalah dengan orang Yahudi” [Diriwayatkan dengan sanad yang shohih oleh Baihaqi di As Sunan Al Kubro (8665) dan Ath Thobari di Tahdzib Al Aatsaar(1110)]

Hukum Berpuasa Sehari Sesudah ‘Asyuro (tanggal 11 Muharram)

Imam Ibnu Qoyyim dalam kitab Zaadul Ma’aad setelah merinci dan menjelaskan riwayat-riwayat seputar puasa ‘Asyuro, dia menyimpulkan : Ada tiga tingkatan berpuasa ‘Asyuro: Urutan pertama; dan ini yang paling tepat yaitu puasa tiga hari, yaitu puasa tanggal sepuluh ditambah sehari sebelum dan sesudahnya (9,10,11). Urutan kedua; puasa tanggal 9 dan 10. Inilah yang disebutkan dalam banyak hadits . Urutan ketiga, puasa tanggal 10 saja. Kesimpulan Ibnul Qayyim di atas didasari dengan sebuah hadits dari Ibnu Abbas radhiyallohu anhuma, Rasulullah shallallohu alaihi wasallam. bersabda :
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْمًا أَوْ بَعْدَهُ يَوْمًا
Artinya :
“Puasalah pada hari Asyuro, dan berbedalah dengan Yahudi dalam problem ini, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“ [HR. Imam Ahmad(2047), Ibnu Khuzaimah(2095) dan Baihaqi (8667)]
Namun hadits ini sanadnya lemah, Asy Syaikh Al Albani rahimahulloh menyatakan, “Hadits ini sanadnya lemah alasannya salah seorang perowinya yang berjulukan Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila buruk hafalannya, selain itu riwayatnya menyelisihi riwayat ‘Atho bin Abi Rabah dan selainnya yang juga meriwayatkan dengan sanad yang shohih bahwa ini yaitu perkataan Ibnu Abbas radhiyallohu anhuma sebagaimana yang disebutkan oleh Thahawi dan Baihaqi .

Dalam pandangan yang lain, hadist yang lemah boleh dilaksanakan, hal ini dikarenakan untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan umat-Nya. Bereda dengan hadist yang menjelaskan ihwal syari’at. Maka hadist yang lemah tidak diperbolehkan untuk dijadikan sebagai landasan atau dasar.

Namun demikian puasa sebanyak tiga hari (9,10,dan 11 Muharram) dikuatkan oleh para ulama dengan dua alasan:
  1. Sebagai kehati-hatian, yaitu kemungkinan penetapan awal bulannya tidak tepat, maka puasa tanggal sebelasnya akan sanggup memastikan bahwa seseorang mendapat puasa Tasu’a (tanggal 9) dan Asyuro (tanggal 10).
  2. Dimasukkan dalam puasa tiga hari pertengahan bulan (Ayyamul bidh).

Adapun puasa tanggal 9 dan 10, pensyariatannya dinyatakan dalam hadis yang shahih, dimana Rasulullah shallallohu alaihi wasallam pada janjkematian dia sudah merencanakan untuk puasa pada tanggal 9, hanya saja dia wafat sebelum melaksanakannya. Beliau juga telah memerintahkan para shahabat untuk berpuasa pada tanggal 9 dan tanggal 10 supaya berbeda dengan ibadah orang-orang Yahudi.

Sedangkan puasa pada tanggal sepuluh saja; sebagian ulama memakruhkannya, meskipun sebagian ulama yang lain memandang tidak mengapa jikalau hanya berpuasa ‘Asyuro (tanggal 10) saja, wallohu a’lam. Secara umum, hadits-hadis yang terkait dengan puasa Muharram menunjukkan ajuan Rasulullah shallallohu alaihi wasallam untuk melaksanakan puasa, sekalipun hukumnya tidak wajib tetapi sunnah muakkadah (sangat dianjurkan), dan tentunya kita sepatutnya berusaha untuk menghidupkan sunnah yang telah banyak dilalaikan oleh kaum muslimin.

Itulah sedikit ulasan ihwal puasa 'asyuro. Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah ini, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin-amin Ya Rabbal 'Alamin. Amin

Manfaat Puasa, Puasa Arafah Dan Puasa Tarwiyah

Kumpulan Doa Islami - Puasa sunah Tarwiyah dan Arafah dilakukan umat Muslim dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha. Untuk pembahasan mengenai keutamaan puasa sunnah di bulan dzhulhijjah ini, sudah pernah kami paparkan pada artikel yang berjudul: "Hikmah dan Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Bulan Dzhulhijjah"

Nah, lebih lanjut pada kesempatan ini kami akan sedikit membahas wacana manfaat puasa khususnya bagi kesehatan tubuh insan serta manfaat puasa arafah dan tarwiyah pada umumnya. Sebelum lebih lanjut membahas manfaat puasa, bagi teman-teman yang belum menghafal bacaan niat puasa arafah dan puasa tarwiyah silakan sanggup dipelajari pada artikel kami yang berjudul: "Niat Puasa Dzhulhijjah 10 Hari Pertama Lengkap"

Dan berikut yakni beberapa manfaat puasa. Silakan disimak:

* Puasa berarti menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 14 jam. Dari sisi kesehatan, puasa sanggup mengosongkan perut, yang secara otomatis mengistirahatkan susukan pencernaan. Dengan begitu, susukan pencernaan menjadi lebih optimal dari sebelumnya, mengeluarkan racun di organ pencernaan, sampai mengurangi risiko organ pencernaan rusak dengan cepat.

* Puasa juga membantu seseorang mengontrol contoh makan. Puasa juga memungkinkan Anda untuk menentukan makanan sehat untuk dikonsumsi dikala sahur dan berbuka. Terlebih, puasa juga menciptakan seseorang menahan diri dari makan dan minum yang berlebihan.

* Sebuah penelitian dari Mesir menyebut puasa sanggup memperpanjang umur. Hal ini dikarenakan selama puasa tubuh sanggup membersihkan tubuh dari radikal bebas, menekan pengeluaran insulin, serta mengurangi impian untuk mengonsumsi gula yang merupakan faktor risiko beberapa penyakit kronis.

* Puasa juga sanggup dijadikan sebagai salah satu cara untuk memulai agenda penurunan berat badan. Dengan berpuasa, porsi dan jam makan akan lebih sedikit.

* Dari sisi agama dan ibadah, hadis Nabi Muhammad SAW menyampaikan barangsiapa yang melaksanakan puasa arafah akan diampuni dosanya setahun yang kemudian dan setahun kemudian.

* Puasa arafah juga sanggup dijadikan momen untuk melaksanakan meditasi dan beribadah, mendekatkan diri kepada Allah sebelum merayakan Hari Raya Idul Adha.

Itulah beberapa manfaat puasa yang sanggup kami share pada kesempatan kali ini. Semoga kita semua tergolong orang-orang yang mengamalkan puasa sunah ini. Selamat menjalankan ibadah puasa arafah dan tarwiyah, supaya amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin.

Jangan lupa untuk menyantap makan sahur ketika akan menjalankan ibadah puasa. Karena makan sahur berbagai pesan tersirat dan keutamaannya. Untuk selengkapnya silakan teman-teman sanggup mempelajari artikel : "Hikmah dan Keutamaan Makan Sahur Ketika Puasa".

Keistimewaan Bulan Rajab Dan Keutamaan Puasa Rajab

Kumpulan Doa Islami - Dalam hitungan kalender hijriyah, bulan rajab merupakan bulan ketujuh. Bulan ini termasuk salah satu bulan haram (suci) dan/atau bulan yang dimuliakan. Karena merupakan bulan haram, maka tidak heran jikalau dikalangan masyarakat muslim banyak yang melaksanakan amal-amalan ketaatan di bulan ini, termasuk menunaikan puasa sunnah rajab.  

Terdapat 4 (empat) bulan haram yang dikenal tradisi Islam, ketiganya secara berurutan adalah: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satunya yaitu bulan Rajab. Beberapa alasan kenapa bulan-bulan tersebut dinamakan bulan haram yaitu :
  • Pada bulan tersebut diharamkan aneka macam pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
  • Pada bulan tersebut larangan untuk melaksanakan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya alasannya mulianya bulan itu. Demikian pula pada dikala itu sangatlah baik untuk melaksanakan amalan ketaatan. (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At Taubah ayat 36)
 Bulan ini termasuk salah satu bulan haram  Keistimewaan Bulan Rajab dan Keutamaan Puasa Rajab

Allah SWT berfirman :
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

Artinya :
Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah yaitu dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia membuat langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kau Menganiaya diri kau dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kau semuanya, dan ketahuilah bersama-sama Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS. At-Taubah : 36)

Keutamaan Puasa Rajab

Hadis-hadis Nabi yang menganjurkan atau memerintahkan berpuasa dalam bulan- bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) itu cukup menjadi hujjah atau landasan mengenai keutamaan puasa di bulan Rajab.

Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah bersabda "Puasalah pada bulan-bulan haram." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad). Hadis lainnya yaitu riwayat al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): "Usamah berkata pada Nabi Muhammad Saw, “Wahai Rasulallah, saya tak melihat Rasul melaksanakan puasa (sunnah) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban yaitu bulan antara Rajab dan bulan berkat yang dilupakan oleh kebanyakan orang.'"

Menurut as-Syaukani dalam Nailul Authar, dalam bahasan puasa sunnah, ungkapan Nabi, "Bulan Sya'ban yaitu bulan antara Rajab dan bulan berkat yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit mengatakan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melaksanakan puasa di dalamnya.

Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis sahih imam Muslim. Bahkan berpuasa di dalam bulan-bulan mulia ini disebut Rasulullah sebagai puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadan. Nabi bersabda : “Seutama-utama puasa sesudah bulan berkat yaitu puasa di bulan-bulan al-muharram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab).

Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyatakan bahwa kesunnahan berpuasa menjadi lebih berpengaruh jikalau dilaksanakan pada hari-hari utama (al-ayyam al-fadhilah). Hari- hari utama ini sanggup ditemukan pada tiap tahun, tiap bulan dan tiap minggu. Terkait siklus bulanan ini Al-Ghazali menyatakan bahwa Rajab terkategori al-asyhur al-fadhilah di samping dzulhijjah, muharram dan sya’ban. Rajab juga terkategori al-asyhur al-hurum di samping dzulqa’dah, dzul hijjah, dan muharram.

Disebutkan dalam Kifayah al-Akhyar, bahwa bulan yang paling utama untuk berpuasa sesudah bulan berkat yaitu bulan- bulan haram yaitu dzulqa’dah, dzul hijjah, rajab dan muharram. Di antara keempat bulan itu yang paling utama untuk puasa yaitu bulan al-muharram, kemudian Sya’ban. Namun berdasarkan Syaikh Al-Rayani, bulan puasa yang utama sesudah al-Muharram yaitu Rajab.

Terkait aturan puasa dan ibadah pada Rajab, Imam Al-Nawawi menyatakan, telah terperinci dan shahih riwayat bahwa Rasul SAW menyukai puasa dan memperbanyak ibadah di bulan haram, dan Rajab yaitu salah satu dari bulan haram, maka selama tak ada pelarangan khusus puasa dan ibadah di bulan Rajab, maka tak ada satu kekuatan untuk melarang puasa Rajab dan ibadah lainnya di bulan Rajab” (Syarh Nawawi ‘ala Shahih Muslim).

Keistimewaan Bulan Rajab

Berikut beberapa hadis yang membuktikan keutamaan dan kekhususan puasa bulan Rajab:
  1. Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab dia berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  2. "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan."
  3. Riwayat al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya....."
  4. "Sesungguhnya di nirwana terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih bagus dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut".
  5. Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, dan bulan berkat bulannya umatku."
  6. Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih bagus dari madu, lebih sejuk dari air kerikil dan lebih harum dari minyak wangi, kemudian saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini yaitu untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini”.


(Sumber: nu.or.id)

Niat Puasa Sunah Sya'ban Lengkap Arab, Latin Dan Terjemahannya

Kumpulan Doa Islami - Salah satu bulan dimana Rasulullah SAW paling banyak mengamalkan puasa sunnah yaitu bulan sya'ban. Rasulullah SAW sangatlah suka berpuasa di bulan sya'ban alasannya pada bulan inilah banyak sekali amalan-amalan insan dinaikkan atau diangkat kepada Allah SWT. Jadi, sebagai umat Nabi Muhammad, dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunnah sya'ban sesuai kemampuan kita (lebih banyak lebih bagus), sebagaimana yang Rasulullah SAW amalkan selama bulan sya'ban.

Banyak hikmah dan keutamaan dibalik puasa sya'ban. Salah satunya yaitu puasa di bulan Sya’ban sebagai latihan atau pemanasan sebelum memasuki bulan Ramadhan. Jika seseorang sudah terbiasa berpuasa sebelum puasa Ramadhan, tentu dia akan lebih besar lengan berkuasa dan lebih bersemangat untuk melaksanakan puasa wajib di bulan Ramadhan.

    Salah satu bulan dimana Rasulullah SAW paling banyak mengamalkan puasa sunnah yaitu  Niat Puasa Sunah Sya'ban Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya
Ilustrasi : Niat Puasa Sunnah Sya'ban (Sebelum sahur)

Adapun untuk lafadz bacaan niatnya yaitu sebagai berikut :
نويت صوم شهر شعبان سنة لله تعالى

NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAHBAN SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
Artinya :
Saya niat puasa bulan sya’ban sunnah alasannya Allah ta’ala

Para Ulama berselisih pendapat ihwal dianjurkannya memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, mengingat adanya banyak riwayat ihwal puasa sunnah ini. Pendapat yang paling besar lengan berkuasa yaitu keterangan yang sesuai dengan hadis dari Usamah bin Zaid, dia bertanya: “Wahai Rasulullah, saya belum pernah melihat Anda berpuasa dalam satu bulan sebagaimana Anda berpuasa di bulan Sya’ban". Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
Artinya :
Bulan Sya’ban yaitu bulan di mana insan mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut yaitu bulan dinaikkannya banyak sekali amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh alasannya itu, saya amatlah suka untuk berpuasa saat amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani menyampaikan bahwa hadits ini hasan)

Sebagaiamana yang kita ketahui, bahwa bulan sya’ban yaitu bulan kedelapan pada penanggalan tahun hijriah atau bulan setelah bulan rajab, sementara Ramadhan bulan kesembilan. Kaprikornus Sya’ban posisinya sebelum Ramadhan. Rasulullah SAW puasa secara penuh selama satu bulan hanya di bulan Ramadhan. Sementara , bulan Sya’ban yaitu bulan yang paling banyak diisi dengan puasa sunnah oleh Nabi SAW, mirip puasa senin-kamis, shaum daud, dan puasa sunnah lainnya.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ
Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, hingga kami katakan bahwa dia tidak berbuka. Beliau pun berbuka hingga kami katakan bahwa dia tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara tepat sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat dia berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban. (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelajari juga: Hikmah Puasa Sunnah Bulan Sya'ban

Di antara belakang layar kenapa Nabi SAW banyak berpuasa di bulan Sya’ban yaitu alasannya puasa Sya’ban yaitu menyerupai ibadah rawatib (ibadah sunnah yang mengiringi ibadah wajib). Sebagaimana shalat rawatib yaitu shalat yang mempunyai keutamaan alasannya dia mengiringi shalat wajib, sebelum atau sesudahnya, demikianlah puasa Sya’ban. Karena puasa di bulan Sya’ban sangat erat dengan puasa Ramadhan, maka puasa tersebut mempunyai keutamaan. Dan puasa ini bisa menyempurnakan puasa wajib di bulan Ramadhan.


Sumber Referensi:
#http://muslim.or.id/bahasan-utama-2/anjuran-puasa-syaban.html
#https://rvak9z.blogspot.com//search?q=hikmah-puasa-sunnah-bulan-syaban

Niat Puasa Daud Dalam Bahasa Arab, Latin Dan Artinya

Kumpulan Doa Islami - Puasa Daud yakni puasa sunnah yang dikerjakan secara selang-seling atau bergonta-ganti. Misalnya hari ini puasa maka besoknya tidak puasa, besoknya puasa lagi dan besokkannya tidak puasa, begitu juga seturusnya. Untuk lafadz niat puasa sunnah daud secara lengkap akan kami share dibawah ini dalam bahasa arab, goresan pena latin dan terjemahannya. Perlu kita ketahui, bahwa sebaik-baiknya puasa yaitu Puasa daud, puasa ini mempunyai derajat paling tinggi. Jika kita sanggup dan mampu, puasa daud sanggup dilakukan sepanjang tahun, namun apabila memasuki hari-hari yang diharamkan (dilarang) untuk berpuasa, maka puasa daud pun harus berhenti terlebih dahulu. Berikut yakni bacaan niatnya  lengkap arab, latin dan artinya
Ilustrasi : Niat Puasa Sunnah Daud (sebelum sahur)


نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
NAWAITU SHAUMA DAAWUDA SUNNATAN LILLAAHI TA'ALAA
Artinya :
Saya niat puasa daud, sunnah sebab Allah Ta'ala

Seperti yang telah kami sebutkan diatas, bahwa puasa daud yakni sebaik-baiknya puasa. Hal ini menurut dalil berikut ini. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan padanya:

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
Artinya :
Sebaik-baik shalat di sisi Allah yakni shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah yakni puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan dia shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya. (HR. Bukhari)

Itulah lafadz niat puasa sunnah daud lengkap arab, latin dan artinya yang sanggup kami share pada kesempatan ini. Jika kita sudah terbiasa mengamalkan puasa sunnah senin kamis, Insya Allah akan lebih gampang dikala mengamalkan puasa daud, sebab sebelumnya sudah terbiasa dengan puasa senin kamis.  

Hikmah Dan Keutamaan Puasa Sunnah Daud

Kumpulan Doa Islami - Pada halaman ini kami akan menyajikan seputar hikmah dan keutamaan puasa daud yang merupakan puasa paling baik dan mempunyai derajat paling tinggi dan puasa daud juga paling disukai oleh Allah SWT. Adapun lafadz niatnya sudah kami share pada artikel sebelumnya, 

Selain mengulas keutamaan dan pesan tersirat puasa daud, disini kami juga akan memaparkan aturan melaksanakan puasa sunnah daud ketika (kebetulan) bertemu dengan puasa sunnah lainnya, contohnya puasa senin kamis dan/atau puasa sunnah lain. Untuk selengkapnya, silakan eksklusif saja simak ulasannya berikut ini.

   Pada halaman ini kami akan menyajikan seputar  Hikmah dan Keutamaan Puasa Sunnah Daud
Ilustrasi : Meme - Puasa Daud

Keutamaan Puasa Sunah Daud

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan padanya: 

أَحَبُّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ – عَلَيْهِ السَّلاَمُ – وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَكَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ ، وَيَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا
Artinya :
Sebaik-baik shalat di sisi Allah ialah shalatnya Nabi Daud ‘alaihis salam. Dan sebaik-baik puasa di sisi Allah ialah puasa Daud. Nabi Daud dahulu tidur di pertengahan malam dan dia shalat di sepertiga malamnya dan tidur lagi di seperenamnya. Adapun puasa Daud yaitu puasa sehari dan tidak berpuasa di hari berikutnya. (HR. Bukhari)
Dalam Riwayat lain dikatakan:
لاَ صَوْمَ فَوْقَ صَوْمِ دَاوُدَ ، شَطْرَ الدَّهْرِ ، صِيَامُ يَوْمٍ ، وَإِفْطَارُ يَوْمٍ
Artinya :
Tidak ada puasa yang lebih afdhol dari puasa Daud. Puasa Daud berarti sudah berpuasa separuh tahun alasannya sehari berpuasa dan sehari tidak berpuasa. (HR. Bukhari dan Muslim)

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di rahimahullah berkata, “Hadits di atas secara tegas menunjukkan bahwa puasa Daud ialah sebaik-baiknya puasa. Bahkan puasa Daud lebih utama daripada puasa sepanjang tahun. Namun puasa Daud ini dilakukan oleh orang yang bisa dan tidak hingga melalaikan orang yang melaksanakan puasa ini dari masalah yang lebih penting.

Dari 'Abdullah bin 'Amru r.a., ia berkata,:

أُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - أَنِّى أَقُولُ وَاللَّهِ لأَصُومَنَّ النَّهَارَ وَلأَقُومَنَّ اللَّيْلَ مَا عِشْتُ . فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - « أَنْتَ الَّذِى تَقُولُ وَاللَّهِ لأَصُومَنَّ النَّهَارَ وَلأَقُومَنَّ اللَّيْلَ مَا عِشْتُ » قُلْتُ قَدْ قُلْتُهُ . قَالَ « إِنَّكَ لاَ تَسْتَطِيعُ ذَلِكَ ، فَصُمْ وَأَفْطِرْ ، وَقُمْ وَنَمْ ، وَصُمْ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ ، فَإِنَّ الْحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا ، وَذَلِكَ مِثْلُ صِيَامِ الدَّهْرِ » . فَقُلْتُ إِنِّى أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمَيْنِ » . قَالَ قُلْتُ إِنِّى أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ . قَالَ « فَصُمْ يَوْمًا وَأَفْطِرْ يَوْمًا ، وَذَلِكَ صِيَامُ دَاوُدَ ، وَهْوَ عَدْلُ الصِّيَامِ » . قُلْتُ إِنِّى أُطِيقُ أَفْضَلَ مِنْهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ . قَالَ « لاَ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ »
Artinya :
Disampaikan kabar kepada Rasulullah saw. bahwa saya berkata; "Demi Allah, sungguh saya akan berpuasa sepanjang hari dan sungguh saya akan shalat malam sepanjang hidupku." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertanya kepadanya ('Abdullah bin 'Amru): "Benarkah kau yang berkata; "Sungguh saya akan berpuasa sepanjang hari dan sungguh saya niscaya akan shalat malam sepanjang hidupku?". Kujawab; "Demi bapak dan ibuku sebagai tebusannya, sungguh saya memang telah mengatakannya". Maka Beliau berkata: "Sungguh kau niscaya tidak akan sanggup melaksanakannya. Akan tetapi berpuasalah dan berbukalah, shalat malam dan tidurlah dan berpuasalah selama tiga hari dalam setiap bulan alasannya setiap kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa dan itu menyerupai puasa sepanjang tahun." Aku katakan; "Sungguh saya bisa lebih dari itu, wahai Rasulullah". Beliau berkata: "Kalau begitu puasalah sehari dan berbukalah selama dua hari". Aku katakan lagi: "Sungguh saya bisa yang lebih dari itu". Beliau berkata: "Kalau begitu puasalah sehari dan berbukalah sehari, yang demikian itu ialah puasa Nabi Allah Daud 'alaihi salam yang merupakan puasa yang paling utama". Aku katakan lagi: "Sungguh saya bisa yang lebih dari itu". Maka dia bersabda: "Tidak ada puasa yang lebih utama dari itu". (HR. Bukhari dan Muslim)

Pendapat Ulama perihal Puasa Daud

  • Ibnu Hazm mengatakan, “Hadits di atas menunjukkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari melaksanakan puasa lebih dari puasa Daud yaitu sehari puasa sehari tidak.”
  • Ibnul Qayyim Al Jauziyah mengatakan, “Puasa menyerupai puasa Daud, sehari berpuasa sehari tidak ialah lebih afdhol dari puasa yang dilakukan terus menerus (setiap harinya).”
  • Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah mengatakan, “Puasa Daud sebaiknya hanya dilakukan oleh orang yang bisa dan tidak merasa sulit ketika melakukannya. Jangan hingga ia melaksanakan puasa ini hingga membuatnya meninggalkan amalan yang disyari’atkan lainnya. Begitu pula jangan hingga puasa ini membuatnya terhalangi untuk berguru ilmu agama. Karena ingat, di samping puasa ini masih ada ibadah lainnya yang mesti dilakukan. Jika banyak melaksanakan puasa malah menciptakan jadi lemas, maka sudah sepantasnya tidak memperbanyak puasa. ...

Manfaat Puasa Daud bagi Kesehatan

Banyak jago kesehatan yang mengemukakan perihal manfaat puasa untuk kesehatan termasuk Puasa Daud. Hasil dari penelitian para jago tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :
  1. Menurut Riyad Albiby dan Ahmed Akadi, berpuasa bisa meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit alasannya fungsi sel limfa menunjukkan peningkatan dalam produksi sel limfosit T.
  2. Menurut Alvenia M. Fulton, manfaatdari berpuasa ialah bisa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa juga bisa mempercantik perempuan secara alami alasannya bisa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk tubuh menjadi lebih indah
  3. Menurut Jalal Saour, berkurangnya cairan dikala berpuasa bisa menurunkan kerja jantung, sehingga mencegah penggumpalan darang sebagai salah satu penyebab penyakit jantung
  4. Menurut Allana Scott, berpuasa mempunyai manfaat merasa lebih baik secara fisik dan mental, merasa lebih muda, membersihkan badan, menurunkan tekanan darah dan kadar lemak, mengendorkan ketegangan jiwa, menajamkan fungsi indrawi dan memperlambat proses penuaan dini.
  5. Menurut Dr. Yuri Nikolayev, berpuasa mempunyai khasiat menciptakan seseorang menjadi abadi muda secara fisik, mental dan spiritual

Puasa Daud Ketika Bertemu Hari-Hari Puasa Sunnah Lain

Dalam mempraktekkan puasa Daud seorang muslim harus memperhatikan hadits-hadits dan hukum-hukum agama yang lainnya. Misalnya ketika memasuki Bulan Ramadlan, maka dengan niscaya dia mustahil sanggup melaksanakan puasa Dawud, alasannya dia harus berpuasa Ramadlan yang hukumnya fardlu dan dilarang berniat dengan puasa yang lainnya, baik yang sunnah maupun yang fardlu yang lainnya, menyerupai puasa nadzar, misalnya:
  1. Jika bertemu hari yang diharamkan.
    Ketika memasuki hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, sudah dengan niscaya dia sama sekali dilarang melaksanakan puasa pada hari itu, menyerupai dua hari raya dan hari-hari tasyriq. Dia harus meninggalkan puasa pada hari-hari itu. Dia dilarang berpuasa dengan alasan melaksanakan puasa Daud..
  2. Saat berhaji.
    Ketika contohnya dia melaksanakan ibadah haji, maka pada hari Arafah dia justru disunnahkan untuk tidak berpuasa ketika sedang melaksanakan wukuf di Arafah. Mengapa ? Karena itulah petunjuk Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan itulah yang dilakukan oleh Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam ketika dia melaksanakan ibadah haji. Tidak alasannya berprinsip melaksanakan puasa Dawud, lalu dia tetap berpuasa pada hari itu, alasannya hari itu ialah pas hari giliran untuk bepuasa bagianya. Demikian seterusnya. Kita harus memperhatikan hadits-hadits dan dalil-dalil yang lainnya. Tidak hanya mengambil sebuah hadits, lalu mengesampngkan hadits-hadits yang lainnya, atau bahkan mencampakkannya sama sekali.
  3. Puasa Daud Meliputi puasa sunnah yang lain.
    Karena secara teori puasa jenis ini ialah puasa yang terbaik, maka tidak apa-apa baginya jikalau tidak berpuasa pada hari-hari yang disunnahkan yang lainnya, menyerupai puasa hari senin dan kamis, puasa hari Arafah, Hari ‘Asyura’ dan lain-lain. Karena dia telah melaksanakan yang terbaik, maka puasa Dawud baginya telah mencukupi semua puasa sunnah yang lainnya. Itu makna puasa Dawud sebagai puasa yang terbaik.
Itulah Hikmah dan Keutamaan Puasa Sunnah Daud yang sanggup kami share. Dari uraian-uraian tersebut diatas, sanggup kita ambil kesimpulan bahwa puasa sunnah yang paling baik ialah pausa daud. Namun kita harus besar lengan berkuasa secara mental maupun fisik untuk melaksanakan puasa ini, alasannya puasa daud dilakukan sepanjang tahun dengan cara hari ini puasa, besok tidak puasa, keesokan harinya puasa lagi dan keesokannya tidak puasa, begitu juga seterusnya (Selang-seling).


Jika ingin melaksanakan puasa daud, setidaknya atau minimal kita sudah terbiasa melaksanakan puasa senin kamis, sehingga ketika puasa daud sudah menyerupai menjadi biasa dan mudah. 

Bacaan Surat Dalam Shalat Tarawih 20 Raka'at Lengkap

Kumpulan Doa Islami - Pada dasarnya, tidak ada riwayat mengenai bacaan surat-surat tertentu dalam shalat tarawih yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Tetapi dalam prakteknya, shalat tarawih di masyarakat NU (seperti dikampung saya) ada urutan surat-surat yang dibaca ketika sahalat tarawih. Sehingga kita dapat mengetahui jikalau imam sudah membaca Surat Al-Lahab (khususnya shalat tarawih 20 raka'at), maka menerangkan shalat tarawih sudah di raka'at terakhir, yang kemudian dilanjutkan dengan Shalat Witir.

Namun ketika shalat tarawih dianjurkan untuk membaca bacaan surat yang tidak hingga menciptakan jama’ah bubar meninggalkan shalat. Seandainya jama’ah bahagia dengan bacaan surat yang panjang-panjang, maka itu lebih baik. Adapun untuk urutan surat shalat tarawih yang dibaca oleh imam sebagaimana yang sudah memasyarakat di kalangan kita (khususnya kalangan NU) ialah sebagai berikut :

 Sehingga kita dapat mengetahui jikalau imam sudah membaca Surat Al Bacaan Surat dalam Shalat Tarawih 20 Raka'at Lengkap
Ilustrasi : Shalat Tarawih Berjama'ah

Urutan Surat dalam Shalat Tarawih 20 Raka'at
  1. Surat At-Takaatsur
  2. Surat Al-Ashr
  3. Surat Al-Humazah
  4. Surat Al-Fiil
  5. Surat Quraisy
  6. Surat Al-Ma'uun
  7. Surat Al-Kautsar
  8. Surat Al-Kaafiruun
  9. Surat An-Nashr
  10. Surat Al-Lahab

Itulah bacaan urutan surat Al-Qur'an ketika shalat tarawih (20 raka'at). Seperti diketahui, Shalat Tarawih ada yang 20 Raka'at ada juga yang 8 Raka'at kemudian ditambah 3 Raka'at terakhir dengan Shalat Witir, sehingga ada yang menyebutnya shalat tarawih 23 raka'at dan sahalat tarawih 11 raka'at.

Dalam kitab "Shalat al-Tarawih fi Masjid al-Haram" bahwa shalat Tarawih di Masjidil Haram semenjak masa Rasulullah, Abu Bakar, Umar, Usman, dan seterusnya hingga kini selalu dilakukan 20 rakaat dan 3 rakaat Witir.

Warga Nahdiyyin yang menentukan Tarawih 20 rakaat ini berdasar pada beberapa dalil. Dalam Fiqh as-Sunnah Juz II, hlm 54 disebutkan bahwa lebih banyak didominasi pakar aturan Islam setuju dengan riwayat yang menyatakan bahwa kaum muslimin mengerjakan shalat pada zaman Umar, Utsman dan Ali sebanyak 20 rakaat.

Sahabat Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW shalat Tarawih di bulan Ramadhan sendirian sebanyak 20 Rakaat ditambah Witir. (HR Baihaqi dan Thabrani).

Adapun untuk bacaan suratnya menyerupai yang sudah kami sampaikan diatas, gotong royong tidak ada riwayat mengenai bacaan surat-surat khusus dalam shalat tarawih yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Dan surat-surat diatas tersebut merupakan surat al-qur'an yang sudah umum dibaca ketika melaksanakan shalat tarawih dikalangan warga nahdiyyin khususnya untuk shalat tarawih 20 raka'at.


Sumber Referensi :
#http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,9976-lang,id-c,ubudiyah-t,Shalat+Tarawih+20+Rakaat-p,3-.phpx
#http://rumaysho.com/shalat/tuntunan-lain-dalam-shalat-tarawih-450.html

Amalan-Amalan Di Malam Nishfu Sya'ban

Kumpulan Doa Islami - Alhamdulillah tidak terasa ternyata malam ini yaitu malam nishfu sya'ban tepatnya hari senin tanggal 1 Juni 2015 atau malam selasa ini. Banyak amalan-amalan yang sanggup kita tingkatkan khusus di malam nishfu sya'ban, diantaranya; memperbanyak doa (karena doa malam nishfu sya'ban mustajab), banyak dzikir, istighfar, shalawat, membaca yasin 3 kali serta sholat sunnah nishfu sya'ban.


Dan alhamdulillah, tadi selepas sholat maghrib kami dan para jama'ah gotong royong membaca surat yasin 3 kali. Dimana setiap 1 kali membaca surat yasin kita berdoa; Pertama, memohon kepada Allah biar diberikan umur yang panjang dalam keta’atan dan kekuatan iman. Kedua, memohon kepada Allah biar di jaga dari segala macam bala’ (penyakit) serta memohon biar segala hajarnya dikabulkan oleh Allah. Ketiga, memohon kekayaan hati kepada Allah serta husnul Khotimah.

Dan berikut yaitu ulasan selengkapnya mengenai amalan-amalan pertengahan bulan sya'ban atau malam nishfu sya'ban seperti dilansir dari laman MadinatulIman.

Ilustrasi : Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nishfu Sya'ban (image by: JIBI Photo)

Keistimewaan Malam Nishfu Sya'ban

Menurut Imam Al-Syafi’I rahimahullah, malam nishfu Sya’ban merupakan malam yang istimewa lantaran do’a pada malam tersebut mustajab. 

أن الدعاء يستجاب فى خمس ليال أول ليلة من رجب وليلة نصف شعبان وليلتى العيد وليلة الجمعة
Artinya :
“Sesungguhnga do’a dikabulkan pada 5 malam yaitu awal bulan Rajab, malam nishfu Sya’ban, malam ‘Idul Fitri, malam ‘idul Adlha dan malam Jum’at”

Beberapa keterangan dari ulama menyebutkan bahwa malam nishfu Sya’ban merupakan malam yang paling utama sehabis Lailatul Qadr, dan juga merupakan malam dimana amal-amal dilaporkan kepada Allah SWT (laporan tahunan).

Selain itu, pada malam nishfu Sya’ban, Allah SWT juga menurunkan rahmat-Nya ke langit paling bawah dan mengampuni dosa-dosa semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan musyahin (penebar kebencian sesama umat Islam).

Amalan Malam Nishfu Sya'ban

Pada malam nisyfu Sya’ban dianjurkan memperbanyak do’a, alasannya yaitu do’a malam tersebut mustajab. Dan juga amaliyah-amaliyah lain menyerupai dzikir, shalawat, istighafar dan shalat sunnah. Semua itu dalam rangka menghidupkan malam nishfu Sya’ban dan merupakan perkara yang masyru’ disyari’atkan). Imam Ibnu Majjah meriwayatkan didalam kitab sunannya bahwa Rasulullah SAW bersabda :

إذا كانت ليلة النصف من شعبان فقوموا ليلها وصوموا نهارها فإن الله ينـزل فيها لغروب الشمس إلى سماء الدنيا فيقول ألا من مستغفر لى فأغفر له ألا مسترزق فأرزقه ألا مبتلى فأعافيه ألا كذا ألا كذا حتى يطلع الفجر
Artinya :
“Apabila telah tiba malam Nishfu Sya’ban, maka beribadahlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, bergotong-royong (rahmat) Allah turun pada malam itu ke langit yang paling bawah dikala terbenamnya matahari, kemudian Allah menyeru “Adakah orang yang meminta maaf kepadaku, maka akan Aku ampuni. Adakah yang meminta rizqi, maka Aku akan melimpahkan rizqi kepadanya. Adakah orang yang sakit, maka akan Aku sembuhkan”. Dan hal-hal yang lain hingga terbitnya fajar”

Nabi SAW juga bersabda :
إن الله ليطلع ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه, إلا لمشرك أو مشاحن
Artinya :
“Sesungguhnya Allah memperhatikan hambanya pada malam Nishfu Sya’ban kemudian Ia akan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan musyachin (orang munafik yang menebar kebencian antar sesama umat Islam)”

Masih banyak riwayat-riwayat yang menuturkan wacana malam nishfu Sya’ban, satu sama lain saling menguatkan sehingga sanggup mengangkat (menaikkan kualitas) derajat hadits yang lemah menjadi hasan (hasan li-ghayrihi).

Membaca Yasin 3 Kali di Malam Nishfu Sya'ban

Diantara amaliyah yang biasa dilakukan oleh umat Islam yaitu membaca surah Yasin 3 kali. Pembacaan surah Yasin ini dilakukan sehabis shalat Maghrib, tepatnya sehabis shalat sunnah ba’diyah Maghrib dengan niat tersendiri;
  • Pertama, memohon kepada Allah biar diberikan umur yang panjang dalam keta’atan dan kekuatan iman.
  • Kedua, memohon kepada Allah biar di jaga dari segala macam bala’ (penyakit) serta memohon biar segala hajarnya dikabulkan oleh Allah
  • Ketiga, memohon kekayaan hati kepada Allah serta husnul Khotimah.

Amaliyah pembacaan Yasin 3 kali ini merupakan amaliyah yang dianjurkan atas petunjuk para ulama (ijtihad para ulama), disamping memang intinya membaca Yasin (surah Al-Qur’an) merupakan hal yang baik.

Syaikh Ahmad Ad-Dairobiy didalam kitabnya, Fathul Malikul Majid (19) menyampaikan :

(ومن خواص صورة يس) كما قال بعضهم أن تقرأها ليلة النصف من شعبان ثلاث مرات الأولى بنية طول العمر والثانية بنية دفع البلاء والثالثة بنية الإستغناء عن الناس.
Artinya :
“Diantara keistimewaan surat Yasin, sebagaimana berdasarkan sebagian para Ulama, yaitu dibaca pada malam Nishfu Sya’ban sebanyak 3 kali. Yang pertama dengan niat meminta panjang umur, kedua niat terhindar dari tragedi dan ketiga niat biar tidak bergantung kepada orang lain”

Demikian juga Syaikh Al-Hut al-Bairutiy didalam Asnal Mathalib fi Ahaditsi Mukhtalifatil Maratib (234) juga menawarkan komentar,

وأما قراءة سورة يس ليلتها بعد المغرب والدعاء المشهور فمن ترتيب بعض أهل الصلاح من عند نفسه قيل هو البونى ولا بأس بمثل ذلك
Artinya :
“Adapun pembacaan surat Yasin pada malam Nishfu Sya’ban sehabis Maghrib dan do’a yang masyhur, termasuk amaliyah dari sebagian ulama, dikatakan bahwa ia yaitu Syaikh Al-Buni, dan tidak duduk perkara melaksanakan hal tersebut”.

Shalat Sunnah Malam Nishfu Sya’ban

Shalat sunnah yang dikerjakan pada malam nishfu Sya’ban yaitu hakikatnya shalat sunnah Muthlaq, shalat sunnah yang tidak terikat dengan batasan waktu atau boleh dikerjakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang dihentikan untuk shalat.

Dan malam nishfu Sya’ban bukan merupakan termasuk waktu yang dihentikan untuk melaksanakan shalat sunnah muthlaq. Sehingga melarang pelaksanaan shalat nishfu Sya’ban sama halnya melarang pelaksaaan shalat sunnah Mutlak.

Terkait hal ini, terdapat hadits yang dikatakan mursal jayyid, diriwayatkan Imam Al-Baihaqi yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW shalat pada malam nishfu Sya’ban.

عن السيدة عائشة رضى الله عنها قالت: قام رسول الله صلى الله عليه وسلم من الليلى فصلى فأطال السجود حتى ظننت أنه قد قبض فلما رأيت ذلك قمت حتى حركت ابهامه فتحرك فرجعت فسمعته يقول فى سجوده أعوذ بعفوك من عقابك وأعوذ برضاك من سخطك وأعوذ بك منك إليك لا أحصى ثناء عليك أنت كما أثنيت على نفسك. فلما رفع رأسه من السجود وفرغ من صلاته قال يا عائشة أو يا حميراء أظننت أن النبى صلى الله عليه وسلم قد خاس بك؟ قلت لا والله يا رسول الله ولكنى ظننت أنك قد قبضت لطول سجودك فقال أتدرين أى ليلة هذه قلت الله ورسوله أعلم قال هذه ليلة النصف من شعبان إن الله عز وجل يطلع على عباده فى ليلة النصف من شعبان فيغفر للمستغفرين ويرحم المسترحمين ويؤخر أهل الحقد كما هم. رواه البيهقى من طريق العلاء بن الحارث عنها وقال هذا مرسل جيد
Artinya :
“Rasulullah bangun di tengan malam kemudian dia salat, kemudian sujud sangat lama, hingga saya menyangka bahwa dia wafat. Setelah itu saya bangun dan saya gerakkan kaki Nabi dan ternyata masih bergerak. Saya kembali lagi dan saya mendengar Rasul berdoa… kemudian Rasul bangun dari sujudnya simpulan melaksanakan shalatnya”, kemudian Nabi berkata “Wahai Aisyah, apakah kau mengira Aku berkhianat padamu?”, saya berkata “Demi Allah tidak, wahai Rasul, saya mengira engkau telah tiada lantaran sujud terlalu lama. Rasul bersabda “Tahukauh kau malam apa sekang ini?” Saya menjawab “Allah dan Rasulnya yang tahu”. Rasulullah bersabda “ini yaitu malam Nishfu Sya’ban, bergotong-royong Allah ‘Azza wa Jalla memperhatikan hamba-hamba-Nya pada malam Nishfu Sya’ban, Allah akan mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, mencintai orang-orang yang meminta dikasihani, dan Allah tidak akan memprioritaskan orang-orang pendendam”.

Yang perlu diperhatikan yaitu bahwa para Imam Madzhab, menyerupai Imam Syafii dan Imam Ahmad bin Hanbal mengkategorikan hadis Mursal sebagai hadis yang sanggup diterima (Hadis Maqbul) jikalau memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya Sahabat atau Tabiin yang digugurkan dari sanad merupakan seorang yang dikenal kredibilitasnya, tidak bertentangan dengan hadis lain yang lebih shahih dan sebagainya, sebagaimana yang tercantum dalam kitab-kitab Ulumul Hadits.

Sehingga, tepatlah apa yang dituturkan oleh seorang Ibnu Taimiyyah didalam Al-Fatawa Al-Kubra terkait shalat malam nishfu Sya’ban, sebagai berikut :

إذا صلى الإنسان ليلة النصف وحده، أو في جماعة خاصة كما كان يفعل طوائف من السلف، فهو أحسن
Artinya :
“Apabila seseorang shalat pada malam nishfu Sya’ban secara sendiri atau berjama’ah secara khusus, sebagimana hal itu telah biasa dilakukan oleh sekelompok-sekelompok salafush shaleh, maka itu ahsan (bagus)”

Itulah beberapa Amaliyah Malam Nishfu Sya'ban yang sanggup kita amalkan. Semoga semua amalan yang telah kita lakukan sanggup diterima oleh Allah SWT. Amin.

20 Manfaat Puasa Ramadhan Bagi Kesehatan Badan Manusia

Kumpulan Doa Islami - Suatu anugerah terbesar apabila di tahun ini kita masih menikmati indahnya bulan ramadhan, yaitu salah satu bulan yang paling dinanti oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia. Karena bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, rahmat, bulan yang penuh ampunan segala dosa-dosa dan juga bulan yang paling mulia diantara bulan-bulan lainnya.  

Di bulan ramadhan, semua umat muslim yang sehat, berakal dan sudah cerdik balik diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh.  

Meskipun bagi sebagian orang ibadah puasa cukup berat, tetapi di dalamnya terdapat keistimewaan untuk mendapat hikmah dari Allah SWT berupa kebahagian, pahala berlipat, dan bahkan suatu mukjizat atau manfaat dalam kesehatan bagi siapa saja yang menjalankan ibadah puasa ramadhan.

   Suatu anugerah terbesar apabila di tahun ini kita masih menikmati indahnya bulan ramadh 20 Manfaat Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Tubuh Manusia
Ilustrasi : Puasa dan kesehatan


Berbagai penelitian telah mengungkap adanya mukjizat puasa ditinjau dari perpekstif medis modern. Dalam penelitian ilmiah, tidak ditemukan imbas merugikan dari puasa Ramadhan pada jantung, paru, hati, ginjal, mata, profil endokrin, hematologi dan fungsi neuropsikiatri.

Penelitian meta analisis atau penelitian terhadap banyak sekali Abstrak Terkait ini diperoleh dari Medline dan jurnal lokal di negara-negara Islam 1960-2009. Seratus tiga belas artikel yang memenuhi kriteria untuk pemilihan kertas dikaji secara mendalam untuk mengidentifikasi rincian materi terkait.

Hasilnya, terdapat manfaat luar biasa dan tidak disangka sebelumnya oleh para ilmuwan ihwal adanya mukjizat puasa Ramadhan bagi kesehatan manusia. Meskipun puasa Ramadhan kondusif untuk semua orang sehat dan beberapa kondisi sakit tertentu, namun dalam keadaan penyakit tertentu seseorang harus berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti rekomendasi ilmiah.

Allah berjanji akan memperlihatkan berkah kepada orang yang berpuasa. Seperti ditegaskan sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan Abu Nu’aim: “Berpuasalah maka kau akan sehat.” Dengan berpuasa, akan diperoleh manfaat secara biopsikososial berupa sehat jasmani, rohani dan sosial. Rahasia kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa inilah yang menjadi daya tarik ilmuwan untuk meneliti banyak sekali aspek kesehatan puasa secara psikobiologis, imunopatofisilogis dan biomolekular.

Para pakar nutrisi dunia mendefinisikan puasa atau kelaparan (starvasi) sebagai pantangan mengkonsumsi nutrisi baik secara total atau sebagian dalam jangka panjang atau jangka pendek. Sedangkan konsep puasa dalam Islam secara substansial ialah menahan diri tidak makan, minum dan bekerjasama suami istri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari dengan disertai niat. Sehingga puasa mempunyai perbedaan dibandingkan starvasi biasa.

Dan berikut ialah beberapa manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan tubuh manusia
  1. Keseimbangan anabolisme dan katabolisme
    Berbeda dengan kelaparan atau starvasi dalam banyak sekali bentuk sanggup mengganggu kesehatan tubuh. Namun sebaliknya, dalam puasa ramadhan terjadi keseimbangan anabolisme dan katabolisme yang berakibat asam amino dan banyak sekali zat lainnya membantu peremajaan sel dan komponennya memproduksi glukosa darah dan mensuplai asam amino dalam darah sepanjang hari.

    Cadangan protein yang cukup dalam hati lantaran asupan nutrisi dikala buka dan sahur akan tetap sanggup membuat kondisi tubuh untuk terus memproduksi protein esensial lainnya menyerupai albumin, globulin dan fibrinogen. Hal ini tidak terjadi pada starvasi jangka panjang, lantaran terjadi penumpukan lemak dalam jumlah besar, sehingga beresiko terjadi sirosis hati. Sedangkan dikala puasa di bulan ramadhan, fungsi hati masih aktif dan baik.
  2. Puasa Tidak akan menimbulkan pengasaman dalam darah.
    Kemudian juga berbeda dengan starvasi, dalam puasa Islam penelitian memperlihatkan asam amino teroksidasi dengan pelan dan zat keton tidak meningkat dalam darah sehingga tidak akan menimbulkan pengasaman dalam darah.
  3. Puasa Tidak kuat pada sel darah manusia
    Dalam penelitian, dikala puasa tidak kuat pada sel darah insan & tidak terdapat perbedaan jumlah retikulosit, volume sel darah merah serta rata-rata konsentrasi hemoglobin (MCH, MCHC) dibandingkan dengan orang yang tidak berpuasa.
  4. Puasa pada penderita diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
    Puasa ramadhan pada penderita diabetes tipe 2 tidak kuat dan tidak terdapat perbedaan protein gula, protein glikosilat dan hemoglobin glikosilat. Namun pada penderita diabetes tipe tertentu sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter bila hendak berpuasa. Diantaranya ialah penderita diabetes dengan keton meningkat, sedang hamil, usia anak atau komplikasi lain menyerupai gagal ginjal dan jantung.
  5. Pengaruh pada Ibu hamil dan menyusui
    Terdapat sebuah penelitian puasa pada ibu hamil, ibu menyusui, dan kelompok tidak hamil dan tidak menyusui di perkampungan Afika Barat. Ternyata dalam penelitian tersebut disimpulkan tidak terdapat perbedaan kadar glukosa serum, asam lemak bebas, trigliserol, keton, beta hidroksi butirat, alanin, insulin, glucagon dan hormon tiroksin.
  6. Pengaruh pada janin dikala ibu hamil berpuasa
    Penelitian di Departemen Obstetri dan Ginekologi dari Gaziantep University Hospital, terhadap 36 perempuan sehat dengan kehamilan tanpa komplikasi berturut-turut dari 20 ahad atau lebih, yang berpuasa selama bulan Ramadhan untuk mengevaluasi imbas bulan pahala pada janin, pengukuran Doppler ultrasonografi dalam peningkatan diameter biparietal janin (BPD), peningkatan panjang tulang paha janin (FL), meningkatkan berat tubuh diperkirakan janin (EFBW), profil biofisik janin (BPP), indeks cairan amnion (AFI), dan rasio arteri umbilikalis sistol / diastol (S / D) rasio.

    Kortisol serum ibu, trigliserida, kolesterol total, low-density lipoprotein (LDL), high density lipoprotein (HDL), very Low density lipoprotein (VLDL), dan LDL / HDL rasio juga dievaluasi sebelum dan setelah Ramadhan. Hasil penelitian menunjukkan, tidak ada perbedaan signifikan yang ditemukan antara kedua kelompok untuk usia janin, berat tubuh ibu, perperkiraan kenaikan berat tubuh janin (EFWG), BPP janin, AFI, dan rasio arteri umbilikalis S / D.
  7. Penurunan glukosa dan berat badan
    Studi kohort dilakukan pada 81 mahasiswa Universitas Teheran of Medical Sciences dikala berpuasa. Dilakukan penilaian berat badan, indeks massa tubuh (BMI), glukosa, trigliserida (TG), kolesterol, lipoprotein densitas rendah (LDL), high density lipoprotein (HDL), dan Very Low density lipoprotein (VLDL), sebelum dan setelah Ramadhan. Studi ini memperlihatkan bahwa puasa Ramadhan menimbulkan penurunan glukosa dan berat badan.

    Meskipun ada penurunan yang signifikan dalam frekuensi makan, peningkatan yang signifikan dalam LDL dan penurunan HDL tercatat pada bulan Ramadhan. Tampaknya imbas puasa Ramadhan pada tingkat lipid dalam darah mungkin berkaitan bersahabat dengan contoh makan gizi atau respon kelaparan biokimia.
  8. Pengaruh pada fungsi kelenjar gondok
    Ketika berpuasa ternyata juga terbukti tidak kuat pada fungsi kelenjar gondok manusia. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar plasma tiroksin (TS),tiroksin bebas, tironin triyodium dan hormon perangsang gondok (TSH) pada penderita pria yang berpuasa.
  9. Pengaruh pada hormon virgisteron
    Sedangkan pada penelitian hormon perempuan tidak terjadi gangguan pada hormon virgisteron dikala melaksanakan puasa. Tetapi, 80% populasi penelitian memperlihatkan penurunan hormon prolaktin. Penelitian ini memperlihatkan impian gres bagi penderita infertilitas atau kemandulan perempuan yang disebabkan peningkatan hormon prolaktin. Sehingga dikala puasa, perempuan tetap berpeluang besar untuk tetap pada kondisi subur.
  10. Puasa Bermanfaat Bagi Jantung
    Beberapa penelitian menyebutkan bekerjsama tidak terdapat perbedaan yang mencolok dikala berpuasa dibandingkan dikala tidak berpuasa. Puasa Ramadhan tidak mensugesti secara drastis metabolisme lemak, karbohidrat dan protein. Meskipun terjadi peningkatan serum uria dan asam urat sering terjadi dikala terjadi kehilangan cairan tubuh ringan dikala puasa. Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL dan apoprotein alfa1.

    Penurunan LDL sendiri ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa penelitian “chronobiological” memperlihatkan dikala puasa Ramadhan kuat terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut sepertinya juga berperan bagi peningkatan kesehatan manusia.
  11. Memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerja sel
    Saat puasa terjadi perubahan dan konversi yang masif dalam asam amino yang terakumulasi dari makanan, sebelum didistribusikan dalam tubuh terjadi format ulang. Sehingga, memperlihatkan kesempatan tunas gres sel untuk memperbaiki dan merestorasi fungsi dan kinerjanya.

    Pola makan dikala puasa sanggup mensuplai asam lemak dan asam amino penting dikala makan sahur dan berbuka. Sehingga terbentuk tunas-tunas protein , lemak, fosfat, kolesterol dan lainnya untuk membangun sel gres dan membersihkan sel lemak yang menggumpal di dalam hati. Jumlah sel yang mati dalam tubuh mencapai 125 juta perdetik, namun yang lahir dan meremaja lebih banyak lagi.
  12. Sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin
    Penghentian konsumsi air selama puasa sangat efektif meningkatkan konsentrasi urin dalam ginjal serta meningkatkan kekuatan osmosis urin hingga mencapai 1000 hingga 12.000 ml osmosis/kg air. Dalam keadaan tertentu hal ini akan memberi pemberian terhadap fungsi ginjal. Kekurangan air dalam puasa ternyata sanggup meminimalkan volume air dalam darah. Kondisi ini berakibat memacu kinerja prosedur lokal pengatur pembuluh darah dan menambah prostaglandin yang pada jadinya memacu fungsi dan kerja sel darah merah.
  13. Dalam keadaan puasa ternyata sanggup meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Penelitian memperlihatkan dikala puasa terjadi peningkatan limfosit hingga sepuluh kali lipat. Kendati keseluruhan sel darah putih tidak berubah ternyata sel T mengalami kenaikkan pesat. Pada penelitian terbaru memperlihatkan bahwa terjadi penurunan kadar apo-betta, menaikkan kadar apo-alfa1 dibandingkan sebelum puasa. Kondisi tersebut sanggup menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah.
  14. Penurunan banyak sekali hormon salah satu diam-diam hidup jangka panjang
    Penelitian endokrinologi memperlihatkan bahwa contoh makan dikala puasa yang bersifat rotatif menjadi beban dalam asimilasi kuliner di dalam tubuh. Keadaan ini menimbulkan penurunan pengeluaran hormon sistem pencernaan dan insulin dalam jumlah besar. Penurunan banyak sekali hormon tersebut merupakan salah satu diam-diam hidup jangka panjang.
  15. Puasa Bermanfaat dalam pembentukan sperma
    Manfaat lain ditunjukan dalam penelitian pada kesuburan laki-laki. Dalam penelitian tersebut dilakukan penelitian pada hormon testoteron, prolaktin, lemotin, dan hormon stimulating folikel (FSH), Ternyata hasil selesai kesimpulan penelitian tersebut puasa bermanfaat dalam pembentukan sperma melalui perubahan hormon hipotalamus-pituatari testicular dan efek kedua testis.
  16. Puasa Bermanfaat untuk penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis
    Manfaat lain yang perlu penelitian lebih jauh ialah efek puasa pada membaiknya penderita radang persendian (encok) atau rematoid arthritis. Parameter yang diteliti ialah fungsi sel penetral (netrofil) dan progresifitas klinis penderita. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa terdapat kekerabatan antara membaiknya radang sendi dan peningkatan kemampuan sel penetral dalam membasmi bakteri.
  17. Memperbaiki hormon testoteron dan performa seksual
    Dalam sebuah jurnal endokrin dan metabolisme dilaporkan penelitian puasa dikaitkan dengan hormon dan kemampuan seksual laki-laki. Penelitian tersebut mengamati kadar hormon kejantanan (testoteron), perangsang kantung (FSH) dan lemotin (LH). Terjadi perubahan kadar banyak sekali hormon tersebut dalam tiap minggu. Dalam tahap awal didapatkan penurunan hormon testoteron yang berakibat penurunan nafsu seksual tetapi tidak menganggu jaringan kesuburan. Namun hanya bersifat sementara lantaran beberapa hari setelah puasa hormon testoteron dan performa seksual meningkat pesat melebihi sebelumnya
  18. Memperbaiki kondisi mental secara bermakna
    Seorang peneliti diMoskow melaksanakan penelitian pada seribu penderita kelainan mental termasuk skizofrenia. Ternyata dengan puasa sekitar 65% terdapat perbaikan kondisi mental yang bermakna. Berbagai penelitian lainnya memperlihatkan ternyata puasa Ramadhan juga mengurangi risiko kompilkasi kegemukan, melindungi tubuh dari kerikil ginjal, meredam gejolak seksual kalangan muda dan penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
  19. Peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia
    Manfaat puasa bagi kehidupan psikososial memegang peranan penting dalam kesehatan manusia. Dalam bulan puasa terjadi peningkatan komunikasi psikososial baik dengan Allah dan sesama manusia. Hubungan psikologis berupa komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat, lantaran puasa ialah bulan penuh berkah. Setiap doa dan ibadah akan berpahala berlipat kali dibandingkan biasanya.

    Bertambahnya kualitas dan kuantitas ibadah di bulan puasa akan juga meningkatkan komunikasi sosial dengan sesama insan baik keluarga, saudara dan tetangga akan lebih sering. Berbagai peningkatan ibadah secara eksklusif akan meningkatkan kekerabatan dengan Pencipta dan sesamanya ini akan membuat jiwa lebih aman, teduh, senang, gembira, puas serta bahagia.
  20. Menurunkan adrenalin
    Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah dikala puasa ternyata sanggup menurunkan adrenalin. Saat murka terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat.

    Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pembuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah arterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung.

    Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata sanggup meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak menyerupai jantung koroner, stroke dan lainnya.

Dari uraian diatas, sanggup kita ketahui banyak sekali kajian ilmiah melalui penelitian medis telah memperlihatkan bahwa ternyata puasa sebulan penuh dikala bulan ramadhan bermanfaat sangat luar biasa bagi tubuh manusia. Sebaliknya banyak penelitian memperlihatkan bahwa puasa berbeda dengan starvasi biasa, secara umum tidak akan mengganggu tubuh manusia.

Dalam mencermati temuan ilmiah tersebut akan lebih diyakini bahwa berkah kesehatan yang dijanjikan dalam berpuasa ternyata bukan sekedar teori dan opini. Manfaat puasa bagi kesehatan sebagian telah terbukti secara ilmiah.

Wajar saja, bahwa puasa ialah dikala yang paling ditunggu oleh kaum muslim lantaran memang terbukti secara ilmiah menjanjikan berkah dan mukjizat dalam kesehatan manusia.

Itulah banyak sekali manfaat atau mukjizat puasa ramadhan terhadap kesehatan tubuh insan yang sanggup kami share pada pertemuan kali ini. Dan tentunya manfaat sehat tersebut juga sanggup kita rasakan dikala menjalankan ibadah Puasa Sunnah. Jadi, ketika kita berpuasa, selain mendapat pahala ternyata kesehatan kita pun selalu terjaga.Untuk itu, marilah kita senantiasa untuk mengamalkan ibadah puasa baik puasa wajib maupun puasa sunnah menyerupai puasa senin kamis.

Sumber Referensi :
sooglo.blogspot.com

Hikmah Dan Keutamaan Makan Sahur Saat Puasa

Kumpulan Doa Islami - Makan sahur hukumnya sunnah muakkad yaitu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW, sebagaimana Beliau bersabda "Makan sahurlah kalian lantaran dalam sahur ada barokah" (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain, Nabi SAW bersabda "Sahur yaitu masakan yg barokah janganlah kalian tinggalkan walaupun hanya meminum seteguk air lantaran Allah dan Rasul-Nya memberi shalawat kepada orang yg sahur" (HR. Ahmad dan Ibnu Abi Syaibah)

Dari beberapa riwayat diatas, sudah sangat terperinci bahwa makan sahur banyak mempunyai pesan tersirat dan keutamaan, terdapat barokah di dalamnya. Selain itu, makan sahur juga merupakan syiar puasa seorang muslim dan sebagai pemisah antara puasa kita dan puasa Ahlul Kitab. Dan masih banyak lagi hikmah dan keutamaan sahur ketika puasa ramadhan dan/atau puasa sunnah. Berikut yaitu ulasan selengkapnya seputar pesan tersirat makan sahur.

 yaitu sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW Hikmah dan Keutamaan Makan Sahur ketika Puasa
Ilustrasi: Ronda (Membangunkan orang untuk makan sahur)

Keutamaan Makan Sahur

  1. Sahur yaitu Barakah
    Dari Salman rodhiyallohu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Barakah ada pada tiga perkara: Jama'ah, Tsarid, dan makan sahur." (HR Thabrani, Abu Nu'aim).

    Dari Abdullah bin Al Harits dari seorang shahabat Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam: Aku masuk menemui Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam ketika dia makan sahur, dia berkata, "Sesungguhnya makan sahur yaitu berkah yang Alloh berikan pada kalian maka janganlah kalian tinggalkan." (HR An Nasa`i dan Ahmad).

    Keberadaan sahur sebagai barakah sangatlah jelas, lantaran dengan makan sahur berarti mengikuti sunnah, menumbuhkan semangat serta meringankan beban yang berat bagi yang berpuasa, dalam makan sahur juga menyelisihi Ahlul Kitab lantaran mereka tidak melaksanakan makan sahur. Oleh lantaran itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menamainya makan pagi yang diberkahi sebagaimana dalam dua hadits Al Irbadh bin Sariyah dan Abi Darda` radhiyallahu ‘anhuma, "Marilah menuju makan pagi yang diberkahi, yakni sahur."
  2. AllAh dan Malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur.
    Dari Abu Sa'id Al Khudri rodhiyallohu ‘anhu, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Sahur itu masakan yang barokah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk seteguk air, lantaran Alloh dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur."

    Oleh lantaran itu, seorang muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan pahala yang besar ini dari Rabb yang Maha Pengasih. Dan sahurnya seorang mukmin yang paling utama yaitu kurma.

    Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin yaitu kurma." (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi).

    Barangsiapa yang tidak menemukan korma, hendaknya bersungguh-sungguh untuk sahur walau hanya dengan meneguk satu teguk air, lantaran fadhilah (keutamaan) yang disebutkan tadi, dan lantaran sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, "Makan sahurlah kalian walau dengan seteguk air."

Hikmah Makan Sahur

Waktu dan aturan yang diwajibkan atas Ahlul Kitab yaitu dihentikan makan, minum, dan jima' sesudah tidur, artinya kalau tertidur, maka dihentikan makan hingga malam berikutnya.

Hal itu ditetapkan juga untuk kaum muslimin, sebagaimana telah dijelaskan. Maka ketika aturan tersebut dihapuskan, Rasulullah memerintahkan umatnya makan sahur untuk membedakannya dengan puasa Ahlul Kitab.

Dari 'Amr bin 'Ash rodhiyallohu ‘anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahlul Kitab yaitu makan sahur." (HR Muslim).

Mengakhirkan Sahur

Disunnahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, lantaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu melaksanakan sahur, ketika selesai makan sahur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun untuk sholat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya shalat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di al quran

Anas rodhiyallohu ‘anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit rodhiyallohu ‘anhu, "Kami makan sahur bersama Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam, lalu dia shalat, saya tanyakan (kata Anas): Berapa usang jarak antara adzan dan sahur? Beliau menjawab, "Kira-kira 50 ayat membaca Al Qur'an." (HR Bukhari Muslim)

Hukum Makan Sahur

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya dengan perintah yang sangat ditekankan. Beliau bersabda, "Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu." (HR Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Abu Ya'la, Al Bazzar).
Dan bersabda, "Makan sahurlah kalian lantaran dalam sahur ada barokah." (HR Bukhori Muslim).

Makara aturan makan sahur yaitu sangat dianjurkan oleh Baginda Rasulullah SAW.


Itulah beberapa Hikmah dan Keutamaan Makan Sahur ketika Berpuasa yang sanggup kami share pada pertemuan kali ini. Untuk itu, jangan sekali-kali kita meremehkan dan/atau meninggalkan makan sahur ketika berpuasa. Selain banyak keutamaan dan hikmahnya, makan sahur juga sebagai salah satu penambah stamina kita dalam menjalankan ibadah puasa. Sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak berpuasa lantaran tidak sahur yang menjadikan badan menjadi lemas. :D . 

Tips Puasa Ramadhan Untuk Ibu Hamil

Kumpulan Doa Islami - Tips puasa ibu hamil muda atau hamil tua. Seperti diketahui, bahwa ada beberapa kriteria orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan suci ramadhan, salah satu diantaranya yaitu perempuan yang sedang hamil. Jika perempuan hamil takut terhadap janin yang berada dalam kandungannya, maka boleh baginya untuk tidak berpuasa.

Dalil yang menunjukkan hal ini yaitu sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla menghilangkan pada musafir separuh shalat. Allah pun menghilangkan puasa pada musafir, perempuan hamil dan perempuan menyusui.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth menyampaikan bahwa hadits ini hasan)



Tips puasa ibu hamil muda atau hamil bau tanah Tips Puasa Ramadhan untuk Ibu Hamil
Ilustrasi : Wanita Hamil Berpuasa

Meskipun demikian, bagi sebagian perempuan hamil ada ingin tetap menjalankan ibadah puasa ramadhan sebulan penuh. Maka dari itu, bila perempuan hamil ingin tetap berpuasa di bulan ramadhan, hendaknya memperhatikan beberapa tips puasa bagi ibu hamil berikut ini, semoga supaya ibadah puasanya tetap lancar tanpa mengganggu kehamilan atau mengganggu kesehatan ibu hamil maupun janin yang sedang di kandungnya. Dan berikut yaitu Tips Berpuasa Selama Kehamilan yang patut Anda coba

Tips Puasa Ibu Hamil - Saat Sahur

  1. Ketika sahur, pilih masakan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini sanggup bertahan lebih usang di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging yaitu masakan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang sanggup disimpan badan dalam waktu cukup lama.
  2. Upayakan juga masakan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.
  3. Jangan mengonsumsi masakan bagus dikala sahur semoga badan tidak lemas dan cepat merasa lapar akhir insulin shock.
  4. Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika sanggup minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur sanggup mengurangi bahaya anemia bagi ibu hamil.

Tips Saat Berpuasa Selama Kehamilan

  1. Jalani puasa dengan niat dan tekad yang lingkaran dan nrimo semoga hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.
  2. Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
  3. Kurangi porsi acara yang membutuhkan energi ekstra, contohnya acara di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah.
  4. Segera batalkan puasa bila ibu hamil mengalami:
    • Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menjadikan terjadinya dehidrasi.
    • Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit
    • Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah membuktikan kondisi badan sudah tidak stabil
    • Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang membuktikan hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
    • Mengalami keringat berlebih khususnya keringat hambar membuktikan bahwa badan bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak berpengaruh lagi untuk berpuasa

Tips Puasa Ibu Hamil Saat Berbuka

  1. Awali berbuka dengan minuman hangat dan bagus untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi masakan dan minuman yang manis. Hindari minuman hambar lantaran sanggup menurunkan kerja lambung.
  2. Kemuadian ibu hamil sanggup melanjutkan dengan menyantap masakan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih gampang diserap tubuh, ibarat kolak atau kurma.
  3. Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan pribadi kalap. Makan dalam jumlah besar sanggup menciptakan badan Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  4. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan kudapan dengan minuman hangat.

Itulah beberapa Tips Puasa bagi Ibu Hamil yang patut Anda coba ibarat dilansir dari laman Bidaku. Perlu dicatat, bila selama berpuasa mengalami gangguan kesehatan, sebaiknya Anda batalkan puasa dan segera hubungi dokter. Karena intinya orang yang hamil diperbolehkan untuk tidak berpuasa, dan di wajibkan membayar fidyah.  

Demikian yang sanggup kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi Anda semua. Terima kasih, dan selamat menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan.