Showing posts with label Sholat Sunah. Show all posts
Showing posts with label Sholat Sunah. Show all posts

Bacaan Niat Sholat Gerhana Matahari Lengkap

Kumpulan Doa Islami - Sholat Gerhana Matahari hukumnya sunnah. Sholat sunnah ini dilaksanakan saat terjadi atau adanya gerhana matahari, yakni mulai saat gerhana matahari muncul hingga gerhana matahari tersebut hilang.

Ditahun 2016, kebetulan Gerhana matahari total akan terjadi di indonesia. Fenomena alam yang berlangsung pada 9 Maret 2016 ini sangat menarik perhatian wisatawan untuk menyaksikannya. Tak sedikit dari mereka yang sudah memesan hotel semenjak 2014 lalu.

Wapres Jusuf Kalla meminta warga untuk tidak menyia-nyiakan fenomena alam langka tersebut. Dia mengajak masyarakat untuk menyaksikannya meski harus memakai alat khusus. “Untuk mengoreksi kejadian tahun 1983, di mana orang diajar salah, untuk tidak sanggup melihat dan harus tinggal di rumah. Itu kesalahan besar. Oleh alasannya yaitu itu, dianjurkan justru untuk dilihat walaupun harus pakai kacamata khusus,” tegas JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin 29 Februari 2016.


Di dalam agama islam, Jika seseorang menyaksikan gerhana baik itu gerhana matahari maupun gerhana bulan, hendaklah ia melakukan shalat gerhana sebagaimana tata cara melaksanakannya serta doa niat sholat gerhana akan kami share dibawah.

Dan berikut yaitu Lafadz Niat Shalat Sunah Gerhana Matahari Lengkap dalam Bahasa Arab, Tulisan latin dan terjemahannya.

اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melakukan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi ma'mum alasannya yaitu Allah Ta'ala

Lafadz niat diatas yaitu untuk kita apabila menjadi ma'mum. Tetapi kalau menjadi imam maka lafadz MA'MUUMAN diganti menjadi IMAAMAN. Lengkapnya yaitu sebagai berikut :

اُصَلِّيْ سُنَّةً لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
USHOLLII SUNNATAN LIKUSUUFISY SYAMSI ROK'ATAINI IMAAMAN LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Saya niat melakukan sholat sunnah gerhana matahari dua roka'at menjadi imam alasannya yaitu Allah Ta'ala

Itulah lafadz doa niat sholat gerhana matahari yang sanggup kami share. Semoga kita semua besok tanggal 9 Maret 2016 sanggup menyaksikan Gerhana Matahari Total di Indonesia serta menjalankan sholat gerhana matahari dengan bacaan niatnya sebagaimana yang sudah kami paparkan diatas. Semoga bermanfaat.

Masya Allah, Hikmah Sholat Tahajjud Bagi Kesehatan Insan Sangat Luar Biasa

Kumpulan Doa Islami - Ternyata shalat tidak hanya sekedar bernilai ibadah, akan tetapi juga bisa menjadi terapi penyembuhan penyakit. Selain shalat wajib lima waktu, kita juga dianjurkan melakukan ibadah shalat sunnah, salah satunya tahajud. Bagi sebagian orang, salat tahajud termasuk ibadah yang paling berat, alasannya harus dilaksanakan pada malam hari, utamanya pada sepertiga malam terakhir.

Mungkin kita berpikir, kenapa harus malam hari, dan kenapa tidak siang hari saja? Ternyata, ada banyak belakang layar keajaiban dibalik waktu shalat tahajud. Hanya dengan mengetahuinya, maka ibadah ini akan terasa ringan dikerjakan.

Shalat tahajud termasuk shalat yang utama sehabis shalat wajib. Adapun manfaat yang bisa kita peroleh dari istiqamah shalat tahajud, sebagaimana disebutkan dalam salah satu hadits yang artinya :
Shalat tahajjud sanggup menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit (HR.Tirmidzi)

(Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

Mungkin tak banyak yang tahu, kira-kira penyakit apa yang bisa disembuhkan dengan shalat tahajud? Agar lebih jelasnya, simak lima penyakit yang bisa disembuhkan dengan shalat tahajud, berikut ini :

Menyembuhkan Diabetes

Orang yang rutin melakukan shalat tahajud di sepertiga malam akan terhindar dari penyakit diabetes. Karena penelitian menyebutkan jikalau shalat tahajud menciptakan kadar kortisol seseorang menjadi rendah. Seperti yang kita tahu, salah satu fungsi kortisol ialah meningkatkan kadar gula darah, dengan cara merangsang metabolisme karbohidrat. Ketika kortisol meningkat, otomatis kadar gula darah darah akan meningkat. Maka itu, shalat tahajud sangat dianjurkan pada penderita diabetes. alasannya ketika shaat tahajud, maka kortisol akan menurun dan gula darah akan menurun secara alami.

(Pelajari juga: Lafadz Doa sehabis Sholat Tahajjud Lengkap)

Mencegah Pembengkakan Jantung

Fungsi lain dari kortisol ialah untuk menghambat pengeluaran urine. Karenanya kita jarang kebelet kencing ketika tidur malam hari, kecuali pada penderita diabetes. Hal itu alasannya ditahan oleh kortisol. Dengan rajin shalat tahajud, maka kortisol kita bisa diturunkan dan akan berimbas pada dampak penghambatan urin yang juga semakin rendah. Oleh alasannya itu, sangat direkomendasikan pada orang-orang yang mengalami pembengkakan jantung dan sakit gagal ginjal untuk rajin slahat tahajud, alasannya bisa mereduksi kortisol. Ketika kortisol tereduksi, maka bengak tidak akan terjadi dan pembuangan urine semakin mudah.

Mencegah penyakit hipertensi dan hipotensi

Ketika shalat tahajud, otak akan melepaskan serotonin, beta endorsin, dan juga melatonin yang diproduksi otak. Hal itulah yang menciptakan seseorang menjadi lebih damai sehingga homeostasis terjaga. Seperti yang kita tahu, ketika homeostasis seseorang terganggu, maka seseorang akan gampang mengalami pusing yang bisa jadi hipertensi (tekanan darah tinggi) atau Hipotensi (tekanan darah rendah). Ketika seseorang melakukan shalat tahajud, maka ia akan mengalami relaksasi yang maksimal dan keseimbangan tubuhnya juga lebih terjaga sehingga risiko hipertensi atau hipotensi bisa diturunkan.


Lebih sabar dan tidak gampang marah

Kortisol mempunyai fungsi lainnya untuk merangsang dampak besar hati atau depresi yang berlebihan. Dengan rutin shalat tahajud, maka kadar kortisol akan turun dan hati seseorang akan menjadi lebih tenang. Dengan hati yang tenang, otomatis badan akan lebih sehat, alasannya tidak tertekan atau terbebani oleh apapun yang sanggup dapat memicu problem kesehatan. Oleh alasannya itu, seseorang yang rajin bertahajud, maka ia akan lebih legowo, bersahaja, tidak gampang marah, dan emosinya lebih stabil.

Kemoterapi Kanker Tanpa Efek Samping

Siapa sich yang tidak tahu akan dampak samping yang ditimbulkan oleh kemoterapi kanker? Kemoterapi mengandung dampak samping, baik berat atau ringan, dianatranya : mual, muntah, lemas, rambut rontok, sariawan, gangguan pencernaan, infeksi, perdarahan, problem kulit dan lainnya. Sementara itu, shalat tahajud merupakan kemoterapi yang tanpa dampak samping, alasannya dengan zat keimanan yang penuh, seseorang akan semakin yakin atas pinjaman Allah SWT sehingga pikiran serta hati akan lebih tenang. Dengan begitu daya tahan badan akan semakin meningkat dan perkembangan sel kanker bisa diperlambat. Jadi, shalat tahajud bisa mendatangkan ketenangan yang menciptakan Anda terhindar dari risiko penyakit kanker.

Begitu luar biasanya Manfaat Shalat tahajud, sehingga tak heran jikalau Rasulullah SAW sama sekali tidak pernah meninggalkan shalat tahajud. Jika demikian, masihkah kita lebih menentukan memeluk selimut di sepertiga malam terakhir? Semoga Allah memerikan dispensasi pada kita untuk bisa istiqamah menjalankan shalat tahajud.

Hikmah Dan Keutamaan Orang Yang Menunggu Sholat

Kumpulan Doa Islami - Shalat yakni amal paling utama dan dicintai Allah, serta merupakan salah satu pilar atau rukun Islam yang lima. Ia juga merupakan amal yang akan dihisab pertama kali di akhirat; jikalau ia baik maka baik pula seluruh amalnya, jikalau jelek maka jelek pula seluruh amalnya. Ia juga merupakan amal yang pahalanya besar.

Shalat juga ibadah yang perintahnya pribadi diterima Nabi di malam Isra Mi’raj ketika ia bertemu Allah di Sidratul Muntaha. Karena itu, menunggu shalat termasuk amal yang mulia pula, bahkan hingga di doakan malaikat. Baik itu menunggu shalat fardhu, artinya sebelum azan sudah berada di masjid. Atau, sesudah shalat fardhu dengan berlama-lama di masjid, menunggu shalat fardhu berikutnya.

Doa malaikat termasuk salah satu yang cepat dikabulkan Allah, alasannya ia makhluk yang akrab dengan-Nya. Adapun kita makhluk yang sering berbuat salah dan dosa terhadap Allah. Kita amat membutuhkan ampunan-Nya dan rahmat-Nya. Dalam hadis disebutkan, Nabi berdoa minimal tujuh puluh kali dalam sehari. Beliau SAW bersabda,

“Demi Allah, sebenarnya saya ini beristighfar kepada Allah dan bertobat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR Al-Bukhari).


Dalam hadis lain, bahkan disebutkan Nabi SAW beristighfar sebanyak seratus kali dalam sehari. Beliau bersabda,
“Sesungguhnya hatiku diterangi cahaya dan sebenarnya saya itu beristighfar kepada Allah sebanyak seratus kali dalam sehari.” (HR Muslim).

Rasulullah SAW bersabda,
“Malaikat mendoakan orang yang masih belum beranjak dari kawasan shalatnya selama tidak berhadas (wudhunya belum batal). Malaikat itu mendoakan mereka, ‘Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia’.” (HR Bukhari dari Abu Hurairah)

Orang Mukmin diimbau untuk banyak berdoa dan meminta didoakan oleh orang atau pihak lain. Salah satunya yakni meminta biar didoakan oleh malaikat, makhluk Allah yang tercipta dari cahaya dan selalu taat kepada-Nya, tidak pernah berbuat maksiat atau durhaka kepada-Nya. Dengan malaikat, seorang Mukmin tak perlu bertemu pribadi alasannya ia makhluk gaib. Ia cukup melaksanakan amal yang jikalau dilakukan maka malaikat akan mendoakannya.

Di antara amal itu yakni tidak beranjak dari kawasan shalat, ibarat disebutkan dalam hadis di atas. Maksudnya, tetap duduk di kawasan shalat sambil berzikir, berdoa, bermunajat, atau membaca Alquran, dalam kondisi tetap suci belum berhadas. Pada ketika semacam itu, malaikat mendoakannya biar diberi ampunan dan rahmat oleh Allah. Dua hal yang sangat dibutuhkan oleh orang Mukmin dalam kehidupannya di dunia. Di samping ia sendiri yang berdoa memohon ampunan Allah dan rahmat-Nya, malaikat ikut mendoakannya.

Menurut para ulama, ibarat disebutkan dalam kitab Al-Muntaqa Syarh Al-Muwatha’ karya Abul Walid Al-Baji, ada dua pengertian dari doa malaikat terhadap orang yang belum beranjak dari kawasan shalatnya. Pertama, malaikat itu mendoakan orang tersebut selama ia masih di kawasan shalat tadi sebelum orang tersebut mengerjakan shalat fardhu atau ia menunggu shalat.

Kedua, malaikat itu mendoakan orang tersebut selama ia masih tetap di kawasan shalatnya sesudah mengerjakan shalat fardhu. Baik orang tersebut tetap di situ untuk berzikir, atau untuk menunggu shalat fardhu berikutnya.

Fadhillah Dan Keutamaan Sholat Tahajjud (Shalat Malam)

Kumpulan Doa Islami - Sholat Tahajjud ialah Sholat Malam yang dikerjakan sehabis bangkit dari tidur meskipun tidurnya hanya sebentar, dengan waktu pelaksanaannya yaitu sehabis sholat isya sampai terbit fajar. Banyak sekali fadillah atau keutamaan dari shalat tahajjud bagi siapa saja yang mengamalkannya, sebagaimana yang dijelaskan oleh hadits-hadits Rasulullah SAW, yang Insya Allah akan kami paparkan pada halaman ini.

Shalat malam (tahajjud) juga mempunyai pesan tersirat yang sangat luar biasa bagi kesehatan manusia, baik untuk penyembuhan maupun mencegah penyakit seperti; menyembuhkan penyakit diabetes, mencegah pembengkakan jantung, mencegah penyakit hipertensi dan masih banyak lagi. Untul lebih jelasnya silakan baca artikel kami yang berjudul "Masya Allah, Hikmah Sholat Tahajuud Bagi Kesehatan Manusia Sangat Luar Biasa"

Untuk membuka lebih banyak lagi pengetahuan kita perihal shalat malam tahajjud, berikut ini akan kami share beberapa keutamaan / fadhillah sholat tahajjud sesuai hadits Rasulullah SAW, sebagaimana kami kutip dari laman Islam Pos. Berikut ulasannya:

Keutamaan / Fadhillah Sholat Malam (Tahajjud)

  • Sholat malam ialah ibadah yang biasa dikerjakan orang-orang sholeh, ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, penghapus banyak sekali kesalahan dan pencegah dari perbuatan dosa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW :
    “Hendaklah kalian sholat malam, lantaran sholat malam ialah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia ialah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus banyak sekali kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)
  • Sholat malam merupakan sholatnya para abraar (orang-orang yang banyak berbuat kebaikan), Nabi SAW jikalau mendoakan salah seorang diantara sahabat dia berkata :
    “Semoga Allah mengakibatkan atas kau sholatnya orang-orang yang banyak berbakti, mereka sholat di malam hari dan berpuasa di siang hari, mereka tidak mempunyai dosa dan tidak pula melaksanakan kejahatan.” (HR. Abd al-Humaid dan abd-Dhiyaa’ al Maqdisi dan disahihkan oleh Syeikh al-Albani r.a [silsilah al-Ahadits ash-Shahiihah no : 1810])
  • Sholat malam ialah sholat yang disaksikan (masyhudah). Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya dekat-dekatnya Allah kepada seorang hamba ialah di tengah malam, maka jikalau kau bisa tergolong orang-orang yang mengingat Allah pada ketika itu, jadilah.” (HR. Ibnu Khuzaimah dalam “shahihnya” no : 1085)

    Dari Amr bin Abasah r.a. berkata :
    Aku berkata : Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? dia bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, lantaran sholat tersebut disaksikan dan dicatat sampai kau sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)

    Hadits Ali bin Abi Thalib r.a., Rasulullah SAW bersabda :
    “Sesungguhnya seorang hamba bila bersiwak, kemudian berdiri mengerjakan sholat, maka berdirilah seorang malaikat dibelakangnya kemudian mendengarkan bacaannya dengan seksama kemudian dia mendekatinya – atau dia mengucapkan kalimat menyerupai itu – sampai malaikat itu meletakkan mulutnya di atas mulutmu, maka tidaklah keluar dari mulutnya bacaan Al-Qur’an itu melainkan eksklusif ke perut malaikat, oleh alasannya ialah itu bersihkanlah mulut-mulut kalian untuk membaca Al-Qur’an.”
  • Sholat malam salah satu amal yang mengakibatkan pelakunya masuk nirwana menurut sabda Nabi SAW :
    “Wahai manusia! Sebarkanlah salam, berilah makan dan sholatlah di malam hari ketika insan sedang tidur lelap, pasti kau masuk nirwana dengan penuh kedamaian.” (HR. Ibnu Majah)
  • Orang yang bangkit dari tidurnya untuk mengerjakan sholat pasti akan terlepas dari ikatan setan, dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda :
    “Setan mengikat tiga ikatan pada serpihan belakang kepala salah seorang di antara kau ketika tidur, dia mengencangkan setiap ikatan itu (seraya berkata) malam yang panjang bagimu, maka tidurlah! jikalau ia bangkit kemudian mengingat Allah, terlepaslah satu ikatan, jikalau ia berwudhu maka terbukalah satu ikatan lagi, dan jikalau ia sholat terbukalah sata ikatan lagi, kemudian ia menjadi semangat lagi veria dan jikalau tidak, jiwanya menjadi buruk lagi malas.” (HR. Bukhari)
  • Sholat malam sebagai alasannya ialah rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, menurut hadits Rasulullah SAW :
    “Allah merahmati seorang suami yang bangkit dimalam hari kemudian dia sholat dan membangunkan isterinya, jikalau sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangkit di malam hari kemudian dia sholat dan membangunkan suaminya jikalau suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)

    Hadits ini sebagai tawaran untuk membangunkan isteri/keluarga biar mengerjakan sholat malam.
  • Orang yang mengerjakan sholat malam memperoleh cinta Allah, dari Abu Darda’ r.a. berkata Nabi SAW bersabda :
    “Tiga golongan yang Allah menyayangi dan tertawa kepada mereka serta memberi mereka informasi gembira; orang yang manakala ada sekelompok pasukan terbuka peluang perang, dia berperang di belakang barisan pasukan itu dengan dirinya lantaran Allah SWT, (dia diantara satu dari dua pilihan) terbunuh atau dimenengkan oleh Allah SWT dan dicukupinya, maka Dia berkata : “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, bagaimana ia bersabar dengan dirinya lantaran Aku. Orang yang mempunyai isteri yang elok dan kasur yang lembut lagi bagus, kemudian dia bangkit sholat di malam hari, maka Allah berkata : Dia meninggalkan syahwatnya dan mengingat Aku, sekiranya dia mau tentunya dia tidur dan orang yang mana bila dia berada dalam perjalanan bersama para musafir yang bergadang kemudian tidur maka dia bangkit sholat di final malam baik dalam kondisi tidak bahagia atau senang.” (HR. Thabrani)
  • Sholat malam memasukkan seorang hamba tergolong orang-orang yang banyak berdzikir mengingat Allah, menurut hadits Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudri r.a., Rasulullah SAW bersabda :
    “Apabila seorang suami membangunkan isterinya di malam hari kemudian mereka sholat berjama’ah dua raka’at pasti mereka dicatat tergolong orang-orang yang banyak mengingat (Allah).” (HR. Abu Dawud)

    Sedangkan orang yang banyak berdzikir mengingat Allah, akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar di sisi-Nya. Allah SWT berfirman :

    إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا
    Artinya :
    “Sesungguhnya pria dan wanita yang muslim, pria dan wanita yang mukmin, pria dan wanita yang tetap dalam ketaatannya, pria dan wanita yang benar, pria dan wanita yang sabar, pria dan wanita yang khusyuk, pria dan wanita yang bersedekah, pria dan wanita yang berpuasa, pria dan wanita yang memelihara kehormatannya, pria dan wanita yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Al-Ahzaab : 35)
  • Orang-orang yang paling mulia di antara umat ini, mereka yang senantiasa mengerjakan sholat di malam hari, Abdullah bin Abbas r.a. meriwayatkan dari Rasulullah SAW dia bersabda :
    “Orang-orang yang paling mulia dari umatku ialah para pembawa Al-Qur’an dan orang-orang yang senantiasa sholat di malam hari.” (HR. Ibnu Abid Dun-ya dan al-Baihaqi)

    Dalam hadits Sahl bin Sa’ad dia berkata :
    “Jibril pernah tiba kepada Nabi SAW kemudian berkata : “wahai Muhammad! hiduplah sesukamu, sebenarnya engkau akan mati, berbuatlah sekenhendakmu sebenarnya engkau akan dibalas dengannya dan cintailah siapa saja yang engkau sukai, sebenarnya engkau akan berpisah dengannya, ketahuilah bahwa kemuliaan seorang mu’min ialah (dengan) sholat malam dan kehormatan/keperkasaan manakala tidak tergantung kepada manusia.” (HR. Thabrani)
  • Sholat malam sholat yang paling afdhol sehabis sholat lima waktu, menurut hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda :
    “Puasa yang paling afshol sehabis puasa ramadhan ialah di bulan Muharram dan sholat yang paling afdhol sehabis sholat wajib ialah sholat malam.” (HR. Muslim)

    Dan Riwayat yang lain dia bersabda :
    “Sholat yang paling afdhol sehabis sholat wajib ialah sholat di tengah malam.” (HR. Muslim)
  • Orang-orang yang senantiasa sholat malam mempunyai nirwana yang khusus untuk mereka. Dari Abdullah bin Umar dari Nabi SAW bersabda :
    “Sesungguhnya di nirwana ada sebuah ruangan yang mana serpihan luarnya sanggup dilihat dari dalmnya dan serpihan dalamnya sanggup dilihat dari luarnya, Allah menyiapkannya untuk orang yang memperlihatkan makan, melembutkan tutur kata, senantiasa mengikuti sholat dan sholat di malam hari ketika insan sedang tidur lelap.” (HR. Thabrani)

    Pada redaksi yang lain berbunyi :
    “Sesungguhnya di nirwana itu ada sebuah ruangan yang mana serpihan luarnya sanggup dilihat dari dalmnya dan serpihan dalamnya sanggup dilihat dari luarnya”, maka Abu Malik al-Asy’ariy bertanya : “untuk siapakah ruangan itu, wahai Rasulullah? “beliau bersabda : “Untuk orang yang baik pembicaraannya, yang memperlihatkan makan dan sholat di malam hari ketika insan sedang tidur.” (HR. Thabrani)
  • Setiap malam ada dua saat, jikalau seorang hamba berdo’a pada ketika tersebut pasti do’anya terkabul, menurut hadits jabir bin Abdullah r.a. dia berkata saya mendengar Nabi SAW bersabda :
    “Sesungguhnya pada malam hari ada dua saat, tidaklah seorang muslim memohon kepada Allah kebaikan dari urusan dunia dan alam abadi bertepatan dengan ketika tersebut, melainkan Dia memperlihatkan permohonan dan hal tersebut pada setiap malam.” (HR. Muslim)
  • Abdullah bin Mas’ud berkata :
    “Sesungguhnya Allah tertawa kepada dua orang, seorang yang bangkit meninggalkan kasur dan selimutnya di malam yang dingin, kemudian ia berwudhu kemudian is sholat, maka Allah SWT berkata kepada para malaikat-Nya : “Apa yang mendorong hamba-Ku ini berbuat demikian? Mereka menuturkan : “(Karena) mengharapkan apa yang ada di sisi-Mu dan takut dari apa yang ada di sisi-Mu”, maka Allah-pun berkata : “Sesungguhnya Aku telah memperlihatkan apa yang diharapkannya dan mengamankannya dari apa yang ditakutinya.” (HR. ath-Thabrani)
  • Orang yang berniat akan bangkit di malam hari untuk melaksanakan sholat malam, kemudian tertidur maka dicatat baginya pahala sholat malam, dari Abu Darda r.a. berkata, Nabi SAW bersabda :
    “Barang siapa mendatangi kasurnya dengan niat akan bangkit untuk sholat di tengah malam, kemudian dia tertidur sampai pagi hari, pasti dicatat baginya niatnya, dan tidurnya sebagai sedekah dari Rabb-nya.” (HSR Nasaa’i, Ibn Majah, Ibn Khuzaimah)

Subhanallah, sungguh banyak sekali fadhilah dan keutamaan sholat malam tahajjud dan sangat di sayangkan sekali jikalau kita meninggalkannya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu konsisten untuk menunaikan ibadah sholat sunnah malam atau sholat tahajjud. Amin.
(Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

Bagi teman-teman yang Alhamdulillah sudah melaksanakan sholat malam ini, jangan lupa untuk membaca Lafadz Doa Sholat Tahajjud Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya sehabis selesai melaksanakannya. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Amin Amin Ya Robbal A'lamiin. Amin

Bacaan Ruku' Dan I'tidal Dalam Sholat Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Kumpulan Doa Islami - Dihalaman ini kami akan mengembangkan bacaan ruku' dan i'tidal dalam sholat fardhu maupun sholat sunnah (bacaan ruku'nya sama saja) lengkap bahasa arab, goresan pena latin dan artinya. Kami asumsikan Anda sudah mengetahui apa itu ruku' dan apa itu i'tidal, sehingga kami tidak mengulas panjang lebar wacana pengertian ruku' dan i'tidal.

Banyak bacaan-bacaan ruku' yang biasa dibaca Rasulullah SAW dalam sholatnya. Ini artinya Rasulullah SAW terkadang membaca dengan sebuah bacaan ruku' namun terkadang menggantinya dengan bacaan ruku' yang lain. Dan berikut ialah salah satu bacaan ruku' dalam sholat lengkap arab, latin dan artinya, menyerupai yang Rasulullah SAW baca saat sedang ruku'

 Kami asumsikan Anda sudah mengetahui apa itu ruku Bacaan Ruku' dan I'tidal dalam Sholat Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi : Ruku' dalam Sholat

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. (Dibaca 3x)
Artinya :
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Dan Dengan Memuji-Nya.

Itulah Bacaan Ruku' dalam Shalat Lengkap Arab, Latin dan Artinya yang sanggup kami share. Bacaan ruku' ini juga yang selalu kami baca dalam melaksanakan shalat. Menurut lebih banyak didominasi ulama kalimat dzikir (bacaan ruku') diatas batas minimalnya ialah dibaca sekali dan sempurnanya dibaca tiga kali. Pendapat ini didasarkan kepada hadits riwayat Ibnu Mas’ud bahwa Rasulullah n bersabda : "Apabila kalian ruku' maka bacalah dalam ruku' kalian "Subhana rabbiyal adziimi wa bihamdih" tiga kali." (HR. Tirmidzi).

Bacaan I'tidal Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Setelah final Ruku', kemudian I'tidal, yaitu berdiri dari ruku' sembari mengangkat kedua tangan sejajar telinga, seraya membaca :
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
SAMI'ALLOOHU LIMAN HAMIDAH
Artinya :
Allah mendengar orang yang memuji-Nya

Pada waktu berdiri tegak (I’tidal) seraya membaca :
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ اْلاَرْضِ وَمِلْءُمَاشِئْتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL'UL ARDHI WA MIL 'UMAASYI'TA MIN SYAI'IN BA'DU.
Artinya :
Wahai Tuhan Kami ! Hanya Untuk-Mu lah Segala Puji, Sepenuh Langit Dan Bumi Dan Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Sesudahnya.

3 Waktu Terbaik Untuk Sholat Tahajjud

Kumpulan Doa Islami - Sholat tahajud memang perlu diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari, lantaran aneka macam Fadhillah dan Keutamaan Sholat Tahajjud. Lantas, Adakah waktu terbaik untuk menjalankan sholat tahajud?.

Berdasarkan apa yang telah dijelaskan dalam Al-quran dan Sunnah, menawarkan bahwa ada beberapa waktu yang terbaik untuk sholat tahajud. Di malam hari sesudah tidur dan bangkit kembali dari daerah tidur merupakan tanda mulainya atau mengerjakan sholat tahajud. Bahkan dari waktu-waktu malam tersebut, ada  jam-jam tertentu yang paling utama untuk menjalankan sholat tahajud ini. Sehingga selain kita melakukan shalat tahajud dengan istiqomah, penuh keikhlasan, serta ke-khusyu’an, alangkah baiknya jikalau kita menentukan waktu yang lebih utama dalam menjalankan ibadah sunnah tersebut.

Allah SWT berfirman:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
Artinya :
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kau sebagai suatu ibadah pemanis bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kau ke daerah yang Terpuji". (QS. Al-Israa' : 79)

Berikut yakni beberapa runtutan waktu-waktu pilihan terbaik yang bisa kita terapkan untuk menjalankan sholat tahajud.

Sholat Tahajjud di Sepertiga Malam Yang Pertama

Sholat tahajud bisa dikerjakan pada waktu sepertiga malam yang pertama, dan waktu tersebut juga termasuk salah satu waktu yang utama, yakni sesudah sholat Isya’ hingga pukul 10.00 malam, dan harus tidur terlebih dahulu walaupun sejenak. Sehingga pada waktu-waktu tersebut, kita bisa menjalankan sholat tahajud sedikitnya dua rakaat. Untuk batasan mengenai banyaknya rakaat menjalankan sholat tahajud juga tidak terbatas. Dan lebih baik dalam menjalankan sholat tahajud, hendaknya dibarengi dengan ke-istiqomahan. Agar semua fadhilah yang terdapat di dalamnya bisa kita raih, dan mengakibatkan hidup bisa lebih berkah di dunia dan akhirat.

(Pelajari juga: Bacaan Niat Sholat TAhajud Bahasa Arab, Latin Lengkap dengan Artinya)

Sholat Tahajjud di Sepertiga Malam Yang Kedua

Yang lebih utama lagi yakni menjalankan sholat tahajud pada sepertiga malam yang kedua, Yaitu antara pukul 10.00 malam hingga 01.00 dini hari. Di mana sholat tahajud di waktu tersebut dengan terlebih dahulu tidur sejenak, memang sudah sepatutnya kita terapkan.  Dan biasanya bagi kebanyakan orang memang sedikit terasa kesulitan untuk bangkit di jam-jam tersebut. Namun menghiasi waktu-waktu tersebut dengan ibadah sholat malam, maka banyak fadhilah dan keistimewaan besar yang akan didapatkan.

Sholat Tahajjud di Sepertiga Malam Yang Terakhir

Menjalankan sholat sunnah tahajud pada sepertiga malam yang terakhir memang merupakan waktu yang paling utama. Yang mana waktu tersebut terletak antara jam 01.00  dini hari hingga dengan sebelum masuk waktu subuh. Oleh lantaran itu waktu sepertiga malam yang terakhir itulah, yang mana biasa disebut-sebut dalam Al-quran dan Sunnah  sebagai waktu paling afdhal untuk mengerjakan ibadah sunnah di malam hari. Terlebih lagi dalam menjalankan sholat tahajud.

Hal demikian memang menurut hadits Nabi yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam muslim. Yang mana di dalam hadits tersebut menjelaskan :

“Setiap malam Allah SWT turun ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam yang terakhir. Ia (Allah) pun berkata, “ Adakah hamba-Ku yang meminta sehingga niscaya Aku berikan apa yang ia minta?, Adakah hamba-Ku yang berdoa hingga niscaya Aku kabulkan doanya?, Adakah hamba-Ku yang ber-istighfar sehingga Aku ampuni dosanya? ”.

Oleh lantaran itu, Waktu sepertiga malam inilah yang menjadi waktu-waktu terbaik dan paling utama untuk mengerjakan ibadah sunnah sholat tahajud. Sehingga dengan cara menentukan waktu yang paling utama ini, biar seluruh fadhilah yang terdapat di dalamnya bisa untuk diraih dan mengakibatkan kualitas hidup lebih baik.

(Pelajari juga: Fadhillah dan Keutamaan Sholat Tahajjud)

Selain itu, menghiasi malam dengan sholat tahajud, akan bisa menghantarkan diri untuk selalu mendekat kepada Allah SWT sebagai Sang Pencipta alam semesta. Bahkan dengan menjalankan sholat tahajud ini juga dipenuhi dengan bermacam-macam fadhilah yang cukup luar biasa. Di mana dengan menerapkan ibadah Sunah Mu’akkad yang satu ini, tidak sedikit pula orang yang sudah menggapai keistimewaan yang terdapat di dalamnya.

(Pelajari juga: Lafad Doa Sholat Tahajjud Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya)

Misalnya diberikan oleh Allah sebuah jalan yang terang di dunia maupun di akhirat, Termasuk menjadi golongan orang-orang sholeh yang senantiasa dibersihkan jiwa mereka dari hal-hal buruk. Selain itu juga menjadi golongan yang selalu menerima rahmat dan hidayah dari Sang Ilahi, dan masih aneka macam fadhilah yang akan didapatkan.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa terbangun di tengah malam untuk mengamalkan ibadah sunnah sholat tahajjud. Amin.

Tata Cara Shalat Taubat Lengkap - Taubat Nasuha

Kumpulan Doa Islami - Alhmadulillah kami masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menyebarkan artikel Tata Cara Sholat Taubat. Artikel ini merupakan lanjutan dari pembahasan artikel yang berjudul "Rukun Taubat dan Niat Mandi Taubat".

Setelah kita mempelajari dan memahami apa saja rukun-rukun taubat dan bagaimana cara untuk melaksanakan mandi taubat, maka untuk lebih memantapkan lagi taubat kita semoga supaya taubat kita benar-benar taubat yang bersama-sama dan semoga Allah SWT mendapatkan taubat kita, maka dianjurkan untuk melaksanakan shalat taubat. Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Tidaklah seorang hamba berbuat satu dosa, kemudian ia bersuci dengan baik, kemudian bangun untuk sholat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuni dosanya." (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ahmad)
Sholat taubat atau shalat tobat yaitu termasuk shalat sunnah mutlak yang sanggup dilaksanakan kapan saja. Baik itu malam hari maupun dilaksanakan di siang hari, kecuali waktu yang tidak boleh melaksanakan sholat sunnah. Beberapa waktu larangan sholat sunnah antara lain :
  • Dari terbit fajar kedua hingga terbit matahari.
  • Dari terbit matahari hingga matahari naik sepenggal (قيد رمح).
  • Dari ketika matahari persis di tengah-tengah hingga condong.
  • Dari sholat ashar hingga karam matahari.
  • Menjelang karam matahari hingga karam sempurna.

 
Adapun untuk tata cara sholat tobat (taubat) yaitu sebagai berikut :
  • Suci dari hadats
    Seperti halnya yang dilakukan setiap sholat, seorang mushalli (orang yang melaksanakan sholat) hendaknya harus suci dari hadats kecil dan besar. Seandainya masih dalam keadaan najis (belum bersuci), hendaknya mandi junub untuk menghilangkan hadats besar dan berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil. Pelajari juga: Lafadz Niat Wudhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya
  • Niat Sholat Taubat
    Sama ibarat pada sholat-sholat lainnya, sebelum memulai sholat terlebih dahulu memantapkan niat dalam hati untuk melaksanakan ibadah shalat lantaran Allah. Adapun niat sholat taubat 2 (dua) raka'at yaitu sebagai berikut :
    أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ ركَعْتَيْنِ للهِ تَعَالَي
    USHOLLI SUNNATAT TAUBATI ROK'ATAINI LILLAAHI TA'ALAA
    Artinya :
    Saya niat sholat sunnah taubat dua raka'at lantaran Allah Ta'ala
    Setelah membaca bacaan Niat Shalat Taubat, kemudian ibarat sholat pada umumnya yaitu membaca Surat Al Fatihah, Suratan Alqur'an, Ruku, Itidal, Sujud hingga Salam
  • Berdzikir membaca istighfar
    Setelah tanggapan salam sholat taubat kemudian kita berdzikir kepada Allah SWT dengan membaca istighfar minimal 100x.
    أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ
    atau
    أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
    atau dengan lafadz Sayyidul Istighfar
    اَللّٰهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَاإِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَاصَنَعْتُ أَبُوْءُلَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِي فَإِنَّهُ لَايَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
    Artinya :Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah membuat aku, dan akulah hamba-Mu. Dan saya pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin saya lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah saya lakukan, saya mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan saya mengakui dosaku, lantaran itu berilah ampunan kepadaku, lantaran tiada yg sanggup memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon tunjangan Engkau dari segala kejahatan yg telah saya lakukan."

Selama beristighfar hendaknya mengingat dosa-dosa yang telah dilakukan. Dengan penuh penyesalan memohon ampun dengan sebenar-benarnya menyesal dan tidak akan pernah mengulanginya lagi. Dengan penuh keyakinan bahwa Allah Maha Pengampun segala dosa, sebesar apapun dosa itu. Tetesan air mata yang mengucur deras, tanda kesungguhan taubat kita.

Kemudian sehabis selesari berdzikir, membaca beristighfar dilanjutkan berdoa. Membaca doa sholat taubat. Adapun untuk lafadz bacaan doa sehabis shalat taubat, Inysa Allah akan kami share pada artikel berikutnya.

Itulah tata cara sholat taubat sebagaimana dikutip dari laman rejekinomplok.net, semoga bermanfaat bagi kita semua. Jangan bosan-bosan untuk terus berkunjung di blogkhususdoa.com untuk bersama-sama mencar ilmu ilmu agama.

Niat Sholat Rawatib - Niat Sholat Sunnah Qobliyah Dan Ba'diyah Lengkap

Kumpulan Doa Islami - Pada halaman ini kami akan mengembangkan lafadz niat sholat sunnah qobliyah dan niat shalat sunnah ba'diyah atau yang disebut dengan sholat  rawatib, yaitu sholat sunnah yang dikerjakan sebelum dan/atau setelah sholat fardhu. Jika dikerjakan sebelum sholat fardhu, maka disebut sholat sunnah qobliyah dan apabila dikerjakan setelah shalat fardhu, maka disebut sholat sunnah ba'diyah.

Perlu kita garis bawahi bahwa sholat rawatib terbagi menjadi 2; pertama sholat rawatib muakkad (dianjurkan) dan yang kedua sholat rawatib ghoiru muakkad (kurang dianjurkan). Dan pada kesempatan ini kami akan membahasnya lengkap dengan lafadz niat sholat sunnah rawatib (Qobliyyah dan Ba'diyyah) Lengkap.

lafadz niat sholat sunnah qobliyah dan niat shalat sunnah ba Niat Sholat Rawatib - Niat Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba'diyah Lengkap
Ilustrasi : Sholat Rawatib

Jumlah Raka'at Sholat Sunnah Rawatib Muakkadah

Sholat sunnah ini jumlahnya 10 roka'at atau 12 raka'at, diantaranya yaitu 4 atau 2 raka'at sebelum dzuhur dan 2 roka'at setelah dhuzur, 2 roka'at setelah sholat maghrib, 2 raka'at setelah sholat isya dan 2 roka'at lagi sebelum sholat subuh. Dalil yang menyatakan 10 raka'at diriwayatkan oleh Bukhori.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ - رضى الله عنهما – قَالَ: حَفِظْتُ مِنَ النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - عَشْرَ رَكَعَاتٍ, رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الصُّبْحِ

Artinya :
Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: "Telah saya hapal dari Rasulullah SAW 10 raka'at; 2 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at setelah Maghrib di rumahnya, 2 raka'at setelah Isya' di rumahnya dan 2 raka'at sebelum shalat shubuh". Hadits riwayat Bukhari

Adapun dalil yang menyatakan 12 raka'at diriwayatkan oleh Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Shahihut Tirmidzi. 

عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الْفَجْرِ »

Artinya :
Dari Ummu Habibah radhiyallahu 'anha berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang shalat di dalam sehari dan semalam 12 raka'at maka dibangunkan baginya sebuah rumah di dalam surga, (12 raka'at tersebut) yaitu 4 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at setelah Maghrib, 2 raka'at setelah Isya' dan 2 raka'at sebelum Fajar". Hadits riwayat Tirmidzi (no. 414) dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam Shahihut Tirmidzi (1/131)

Dari dalil-dalil tersebut diatas, perbedaannya hanya jumlah rakaat sholat sunnah ba'diyah dzuhur, ada yang 2 raka'at dan ada yang 4 raka'at. Karena kedua-duanya merupakan sunnah muakkad atau sunnah yang dianjurkan, maka kita bisa memilihnya salah satu. Misalnya bila kita lagi bisa 4 raka'at atau 2 raka'at saja bila memang tidak mampu.

Adapun diantara sholat rawatib muakkad diatas, yang paling sangat dianjurkan yaitu sholat sunnah qobliyyah subuh. Hal ini didasarkan hadits yang diriwayatkan oleh A'isyah rodhiyallohu 'anha ;

لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيِ الفَجْرِ

Artinya :
Dari semua sholat sunat, tak ada sholat sunat yang paling Nabi jaga, ibarat halnya nabi menjaga (untuk tidak meninggalkan) dua roka'at sholat fajar (2 roka'aat qobliyah subuh). (Shohih Bukhori, no.1169 dan Shohih Muslim, no.724)

Niat Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba'diyah (Sholat Rawatib)

Berikut yaitu lafadz bacaan niat sholat sunnah qobliyah dan/atau ba'diyah setelah sholat fardhu (sholat rawatib muakkadah)

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Subuh (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATASH-SHUBHI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI  LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melaksanakan shalat sunat sebelum subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat  alasannya yaitu Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI QOBLIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melaksanakan shalat sunat sebelum dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat alasannya yaitu Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Dzuhur (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAZH-ZHUHRI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah dzuhur 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, alasannya yaitu Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah Maghrib (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL MAGHRIBI ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah maghrib 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, alasannya yaitu Allah ta'ala

Niat Sholat Sunnah Ba'diyyah 'Isya (2 Raka'at)

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ   ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL 'ISYAA'I ROK'ATAINI BA'DIYYATAN MUSTAQBILAL QIBLATI   LILLAAHI TA'AALA
Artinya :
Aku niat melaksanakan shalat sunat setelah 'isya 2 rakaat, sambil menghadap qiblat,   alasannya yaitu Allah ta'ala

Catatan:
Bagi teman-teman yang lebih suka menghafal dengan cara mendengarkan, silakan bisa menyaksikan video berikut ini:


Sumber Referensi :
#http://dakwahsunnah.com/index.php/artikel/tanyajawab/53-ada-berapa-shalat-sunnah-ba-diyyah-qabliyyah
#https://rvak9z.blogspot.com//search?q=jumlah-bilangan-rokaat-sholat-sunat_12

Hikmah Keutamaan Sholat Sunah Rawatib (Membangun Istana Di Surga)

Kumpulan Doa Islami - Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa sholat sunnah rawatib yaitu sholat sunnah yang mengelilingi sholat fardhu . 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim disebutkan, bahwa Allah SWT akan membangun rumah (Istana) di nirwana untuk orang-orang yang melaksanakan sholat 12 raka'at pada siang dan malam hari yakni sholat sunnah rawatib. Adapun dalil wacana hikmah dan keutamaan sholat sunnah rawatib yaitu sebagai berikut :

   Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya Hikmah Keutamaan Sholat Sunah Rawatib (Membangun Istana di Surga)
Ilustrasi : Sujud dalam Shalat (Shalat Rawatib)

Dari Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha, Istri Rasulullah SAW, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّى لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِىَ لَهُ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ. قَالَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ فَمَا بَرِحْتُ أُصَلِّيهِنَّ بَعْدُ
Artinya :
Seorang hamba yang muslim melaksanakan shalat sunnah yang bukan wajib, alasannya yaitu Allah, (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga.” (Kemudian) Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha berkata, “Setelah saya mendengar hadits ini saya tidak pernah meninggalkan shalat-shalat tersebut. (HR. Muslim)

Yang dimaksud dari 12 Raka'at yaitu 4 raka'at sebelum Zhuhur, 2 raka'at setelahnya, 2 raka'at sesudah Maghrib, 2 raka'at sesudah Isya' dan 2 raka'at sebelum Fajar. Untuk lebih jelasnya mengenai jum'lah rak'aat sholat rawatib, silakan Anda pelajari artikel sebelumnya yaitu; Niat Sholat Sunnah Qobliyyah dan Ba'diyaah "Sholat Rawatib")

Di dalam riwayat lain, Dua rakaat itu lebih saya cintai daripada seluruh dunia ini. Amalan yang banyak keuntungannya mengandung banyak keistimewaan dan diam-diam . Ibnu Umar rodhiyallahu 'anhuma meriwayatkan ada seorang pria berkata kepada Rasulullah, Ya Rasulullah, tunjukkanlah satu amalan yang bermanfaat untukku. Beliau bersabda: Shalatlah dua rakaat sebelum shubuh, alasannya yaitu di dalamnya terdapat keistimewaan. (HR. Ath-Thabrani) .

Di dalam riwayat lain berbunyi, Saya mendengar Rasulullah bersabda, Jangan kalian tinggalkan dua rakaat sebelum Subuh, alasannya yaitu di sana tersimpan banyak rahasia. Tak pernah ditinggalkan orang-orang andal Imam Malik mendapat kabar bahwa Ibnu Umar pernah meninggalkan dua rakaat sunat fajar, lalu ia mengqadhanya sesudah matahari terbit. (Malik) Siapa yang menjaga Qobliyah Ba'diyah Dzuhur Allah mengharamkan api neraka buatnya. Ummi Habibah rodhiyallahu 'anha berkata, saya mendengar Rasulullah bersabda : Allah SWT niscaya mengharamkan api neraka bagi orang yang menjaga empat rakaat sebelum dan sesudah Dzuhur. (HR. Ahmad).

Saat Qobliyah Dzuhur yaitu dikala pintu langit sedang dibuka, Rasulullah bahagia sekali bila amal shalehnya diangkat dikala terbaik itu Abdullah bin as-Saib meriwayatkan, Rasulullah pernah shalat empat rakaat sesudah matahari tergelincir sebelum Dzuhur, lalu dia bersabda : Saat ini pintu langit sedang dibuka, saya lebih suka semoga amal salehku diangkat pada dikala itu. (HR. At-Tirmidzi).

Dari beberapa uraian diatas, sekarang kita mengatahui betapa besarnya manfaat, pesan tersirat dan keutamaan sholat rawatib. Maka dari itu, marilah kita senantiasa untuk mengamalkan sholat sunnah yang penuh pesan tersirat ini, semoga supaya mendapat istana di nirwana sebagaimana yang telah di janjikan oleh Allah SWT. Amien.  

Rukun-Rukun Sholat Yang Wajib Dipahami

Kumpulan Doa Islami - Kami yakin Anda tentu mengetahui rukun-rukun dalam sholat, tapi sudahkah kita memahaminya? Ingat...!!! Mengetahui belum tentu memahami, tapi memahami sudah niscaya mengetahui. Jadi, lewat artikel ini kami akan mengajak Anda semua untuk lebih mengetahui dan memahami rukun-rukun sholat.

Memahami rukun shalat sangatlah penting dan bahkan wajib bagi kita kaum muslim. Pasalnya, saat salah satu rukun shalat di tinggalkan (dengan sengaja) maka shalat pun batal dan tidak syah sebagaimana janji para ulama. Namun apabila secara tidak sengaja (lupa) meninggalkan salah satu rukun shalat, maka para ulama beropini "Jika bisa untuk mendapati rukun tersebut lagi, maka wajib untuk melakukannya kembali".

Menurut para ulama hanafiyah, meninggalkan rukun sholat alasannya yaitu lupa maka shalatnya batal jikalau memang tidak bisa mendapatinya lagi, sedangkan dominan ulama beropini bahwa raka’at yang ketinggalan rukun tadi menjadi hilang. Adapun jikalau rukun yang ditinggalkan yaitu takbiratul ikhram, maka ia memasuki shalat dengan tidak benar dan harus mengulangnya dari awal lagi. Dan berikut yaitu rukun shalat selengkapnya

 lewat artikel ini kami akan mengajak Anda semua untuk lebih mengetahui dan memahami  Rukun-rukun Sholat yang Wajib Dipahami
Ilustrasi : Rukun Shalat. Berdiri (bagi yang mampu), Duduk (bagi yang tidak bisa berdiri), Tidur (bagi yang tidak bisa berdiri dan duduk)

#1 Berdiri bagi yang Mampu

Sholat merupakan kewajiban bagi setiap muslim pria maupun wanita yang berakal dan sudah baligh. Dalam keadaan sakit pun kita diwajibkan untuk melaksanakan ibadah shalat, jikalau memang tidak bisa berdiri maka bisa dengan duduk dan apabila duduk pun tidak mampu, maka bisa dilakukan dengan tidur. Rasulullah SAW bersabda :

صَلِّ قَائِمًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَقَاعِدًا ، فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَعَلَى جَنْبٍ
Artinya :
Shalatlah dalam keadaan berdiri. Jika tidak mampu, kerjakanlah dalam keadaan duduk. Jika tidak bisa lagi, maka kerjakanlah dengan tidur menyamping. (HR. Bukhari)


Jadi, selagi kita masih sehat janganlah sekali-kali meninggalkan shalat. Karena sholat yaitu kewajiban sekaligus kebutuhan bagi kita umat islam.

#2 Takbiratul Ikhram

Sebagaimana yang sudah kami paparkan pada artikel sebelumnya wacana Bacaan Takbiratul Ihram, bahwa yang dimaksud takbiratul ihram yaitu ucapan takbir "ALLAAHU AKBAR..." . Dan ucapan takbiratul ihram ini tidak sanggup digantikan dengan ucapan lainnya meskipun artinya sama atau semakna.

Rasulullah SAW bersabda;
مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ
Artinya :
Pembuka shalat yaitu thoharoh (bersuci). Yang mengharamkan dari hal-hal di luar shalat yaitu ucapan takbir. Sedangkan yang menghalalkannya kembali yaitu ucapan salam. (HR. Abu Daud 618, Turmudzi 3, & disahihkan al-Albani).

#3 Membaca Surat Al-Fatihah disetiap Raka'at

Pada artikel terdahulu, kami pernah menyebarkan Hikmah dan Keutamaan Surat Al-Fatihah. Selain mempunyai manfaat yang luar biasa, Surat Al-Fatihah juga menjadi rukun shalat yang harus dibaca di setiap raka'at saat shalat. Rashulullah SAW bersabda;

لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
Artinya :
Tidak ada shalat (artinya tidak sah) orang yang tidak membaca Al Fatihah. (HR. Bukhari dan Muslim)
Untuk bacaan Al-Fatihah kami yakin kita semua sudah pada hafal. Jadi, kami tidak menyajikannya di sini untuk bacaan Surat Al-Fatihah.

#4 Ruku' dan Tuma'ninah

Ruku' yaitu keadaan dimana seseorang membungkukkan tubuh saat sholat dengan posisi telapak tangan memegang lutut. Sedangkan tuma'ninah yaitu keadaan damai dimana setiap persendian juga ikut tenang. Ada pula ulama yang menyampaikan bahwa thuma’ninah yaitu sekadar membaca dzikir yang wajib dalam ruku’.


Adapun dalil wacana Ruku' dan tum'aninah sebagai rukun shalat yaitu sebagai berikut

ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا
Artinya :
Kemudian ruku’lah dan thuma’ninahlah saat ruku'. (HR. Bukhari dan Muslim)

Sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan pada orang yang buruk shalatnya sehingga ia pun disuruh untuk mengulangi shalatnya, ia bersabda,

لاَ تَتِمُّ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ حَتَّى يُسْبِغَ … ثُمَّ يُكَبِّرُ فَيَرْكَعُ فَيَضَعُ كَفَّيْهِ عَلَى رُكْبَتَيْهِ حَتَّى تَطْمَئِنَّ مَفَاصِلُهُ وَتَسْتَرْخِىَ
Artinya :
Shalat tidaklah tepat hingga salah seorang di antara kalian menyempurnakan wudhu, … kemudian bertakbir, kemudian melaksanakan ruku’ dengan meletakkan telapak tangan di lutut hingga persendian yang ada dalam keadaan thuma’ninah dan tenang. (HR. Ad Darimi no. 1329. Syaikh Husain Salim Asad menyampaikan bahwa sanad hadits ini shahih)

#5 I'tidal sehabis Ruku' dan Tuma'ninah

Berdasarkan Sabda Rasulullah SAW kepada orang yang sholatnya tidak manis atau jelek

ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا
Artinya :
Kemudian tegakkanlah tubuh (i’tidal) dan thuma’ninalah

#7 Sujud dan Tuma'ninah

Nabi SAW menyampaikan pada orang yang buruk shalatnya;
ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا
Artinya :
Kemudian sujudlah dan thuma’ninalah saat sujud.

Sujud dilakukan dua kali disetiap raka'at shalat. Ketika sujud hendaklah dilakukan pada tujuh bab anggota badan: [1,2] Telapak ajudan dan kiri, [3,4] Lutut kanan dan kiri, [5,6] Ujung kaki kanan dan kiri, dan [7] Dahi sekaligus dengan hidung.


Rasulullah SAW bersabda :

أُمِرْتُ أَنْ أَسْجُدَ عَلَى سَبْعَةِ أَعْظُمٍ عَلَى الْجَبْهَةِ – وَأَشَارَ بِيَدِهِ عَلَى أَنْفِهِ – وَالْيَدَيْنِ ، وَالرُّكْبَتَيْنِ وَأَطْرَافِ الْقَدَمَيْنِ
Artinya :
Aku diperintahkan bersujud dengan tujuh bab anggota badan: [1] Dahi (termasuk juga hidung, ia mengisyaratkan dengan tangannya), [2,3] telapak ajudan dan kiri, [4,5] lutut kanan dan kiri, dan [6,7] ujung kaki kanan dan kiri.

#8 Duduk diantara Dua Sujud dan Tuma'ninah

Rasulullah SAW bersabda:

ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا ، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا ، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا
Artinya :
Kemudian sujudlah dan thuma’ninalah saat sujud. Lalu bangkitlah dari sujud dan thuma’ninalah saat duduk. Kemudian sujudlah kembali dan thuma’ninalah saat sujud.

#9 Tasyahud Akhir dan Duduk Tasyahud

Rasulullah SAW bersabda;
فَإِذَا قَعَدَ أَحَدُكُمْ فِى الصَّلاَةِ فَلْيَقُلِ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ
Artinya :
Jika salah seorang antara kalian duduk (tasyahud) dalam shalat, maka ucapkanlah “at tahiyatu lillah …" (HR. HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).

#10 Shalawat Kepada Nabi sehabis Tasyahud Akhir

Dalilnya yaitu hadits Fudholah bin ‘Ubaid Al Anshoriy. Rasulullah SAW pernah mendengar seseorang yang berdo’a dalam shalatnya tanpa menyanjung Allah dan bershalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian ia mengatakan, “Begitu cepatnya ini.” Kemudian Nabi SAW mendo’akan orang tadi, kemudian berkata padanya dan lainnya,

إذا صلى أحدكم فليبدأ بتمجيد الله والثناء عليه ثم يصلي على النبي صلى الله عليه وسلم ثم يدعو بعد بما شاء
Artinya :
Jika salah seorang di antara kalian hendak shalat, maka mulailah dengan menyanjung dan memuji Allah, kemudian bershalawatlah kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian berdo’a sehabis itu semau kalian. (Riwayat ini disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam Fadh-lu Shalat ‘alan Nabi, hal. 86, Al Maktabah Al Islamiy, Beirut, cetakan ketiga 1977)

Untuk bacaan Sholat Nabi, sudah kami rangkum dalam artikel sebelumnya yaitu Bacaan Tasyahud Akhir Lengkap Arab, Latin dan Artinya)


#11 Salam

Sebagaimana yang sudah disebutkan diatas, bahwa yang mengharamkan hal-hal diluar shalat yaitu takbir, sedangkan yang mengalalkannya kembali yaitu salam.

Rasulullah SAW bersabda;
مِفْتَاحُ الصَّلَاةِ الطُّهُورُ، وَتَحْرِيمُهَا التَّكْبِيرُ، وَتَحْلِيلُهَا التَّسْلِيمُ
Artinya :
Pembuka shalat yaitu thoharoh (bersuci). Yang mengharamkan dari hal-hal di luar shalat yaitu ucapan takbir. Sedangkan yang menghalalkannya kembali yaitu ucapan salam. . (HR. Abu Daud 618, Turmudzi 3, & disahihkan al-Albani).

Dalam buku "Sifat Shalat Nabi" Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani, hal. 188, Maktabah Al Ma’arif, bahwa model salam saat shalat ada empat:
  1. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  2. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah wa barokatuh”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.
  3. Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum”.
  4. Salam sekali ke kanan “Assalamu’laikum”.

Menurut pendapat ulama Syafi’iyah, Malikiyah dan dominan ‘ulama, yang termasuk dalam rukun di sini yaitu salam yang pertama, yakni; Salam ke kanan “Assalamu ‘alaikum wa rohmatullah”, salam ke kiri “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”.


#12 Berturut-turut (Urut sesuai Rukun yang ada)

Alasannya alasannya yaitu dalam hadits orang yang buruk shalatnya, dipakai kata “tsumma“ dalam setiap rukun. Dan “tsumma” bermakna urutan. (Pembahasan rukun shalat ini banyak disarikan dari klarifikasi Syaikh Abu Malik dalam kitab Shahih Fiqh Sunnah terbitan Al Maktabah At Taufiqiyah).

Itulah beberapa Rukun-rukun Shalat Lengkap yang wajib kita pahami, bukan sekedar untuk diketahui. Semoga dengan adanya artikel ini sanggup memperlihatkan pemahaman bagi kita semua wacana Rukun dalam Shalat.  

Sumber Referensi
#http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/rukun-rukun-shalat.html

Syarat-Syarat Sahnya Shalat Yang Wajib Dipahami

Kumpulan Doa Islami - Shalat yaitu kewajiban bagi setiap muslim baligh dan berilmu yang harus dilakukan sesuai Syarat dan Rukunnya. Jika sholat dilakukan tidak sesuai syarat maka shalatnya tidak sah, dan apabila tidak sesuai rukun maka batallah shalatnya (jika memang disengaja).

Untuk itu, memahami syarat dan rukun shalat wajib hukumnya bagi kita sebagai orang muslim.

Adapun untuk syarat sahnya shalat secara lengkap akan kami sajikan dihalaman ini, diantara yaitu; masuk waktu, Suci dari hadats kecil dan besar, menutup aurat, menghadap kiblat, dan yang terakhir yaitu niat. Untuk lebih jelasnya, silakan simak ulasan selengkapnya tentang Syarat-syarat Sahnya Shalat berikut ini :

   Shalat yaitu kewajiban bagi setiap muslim baligh dan berilmu yang harus dilakukan sesu Syarat-syarat Sahnya Shalat yang Wajib Dipahami
Ilustrasi : Waktu shalat - Syarat Sahnya Shalat

Syarat Sah Shalat yang Wajib Dipahami

#1 Mengetahui Masuknya Waktu Shalat
Seperti yang kita ketahui, Shalat yang diwajibkan dalam sehari semalam yaitu ada 5 waktu, diantara yaitu shalat subuh, dzuhur, asyar, maghrib dan isya. Dari kelimat sholat tersebut mempunyai waktu yang berbeda-beda. Maka tidaklah sah shalat seseorang bila dilakukan sebelum masuk waktu dan/atau setelah keluar (habis) waktu shalat, kecuali ada udzur.

Allah SWT berfirman :
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا
Artinya :
“... Sesungguhnya shalat itu yaitu kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS, An-Nissa' : 103)

#2 Suci Dari Hadats Kecil dan Besar
Syarat sahnya shalat yang kedua yaitu suci dari hadats kecil dan hadats besar. Sebagaimana Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Maidah ayat 6 yang berbunyi : 

أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا
Artinya :
“Hai orang-orang yang beriman, apabila kau hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu hingga dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu hingga dengan kedua mata kaki, dan bila kau junub maka mandilah...” (QS. Al-Maa-idah : 6).

Dan hadits Ibnu 'Umar, Nabi SAW bersabda:
لاَ يَقْبَلُ اللهُ صَلاَةً بِغَيْرِ طَهُوْرٍ
Artinya :
"Allah tidak mendapatkan shalat (yang dikerjakan) tanpa bersuci."

Maka tidaklah sah sholat seseorang bila dilakukan dalam keadaan tidak suci, baik suci dari hadat besar maupun hadats kecil. Untuk mensucikan diri dari hadats kecil yaitu dengan melaksanakan wudhu, adapun untuk mensucikan diri dari hadats besar yaitu dengan mandi wajib atau junub.  

Selain suci dari kedua hadats yang sudah disebutkan diatas, kesucian baju (pakaian), badan, dan kawasan yang dipakai untuk shalat juga menjadi syarat sahnya shalat. Dalil bagi disyaratkannya kesucian baju yaitu firman Allah:
وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ
Artinya :
“Dan Pakaianmu bersihkanlah.” (QS. Al-Muddatstsir : 4)

Adapun dalil bagi disyaratkannya kesucian tubuh yaitu sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada 'Ali. Dia menanyai dia perihal madzi dan berkata:

تَوَضَّأْ وَاغْسِلْ ذَكَرَكَ
Artinya :
"Wudhu' dan basuhlah kemaluanmu."

Beliau berkata pada perempuan yang istihadhah:
اِغْسِلِيْ عَنْكِ الدَّمَ وَصَلِّيْ
Artinya :
"Basuhlah darah itu darimu dan shalatlah." (Muttafaq 'alaihi: [Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari) (I/42, dan 428 no. 331)], Shahiih Muslim (I/261 no. 333), Sunan at-Tirmidzi (I/82 no. 125), Sunan Ibni Majah (I/203 no. 621), Sunan an-Nasa-i (I/184))

Adapun dalil bagi sucinya kawasan yaitu sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada para Sahabatnya di ketika seorang Badui kencing di dalam masjid:

أَرِيْقُوْا عَلى بَوْلِهِ سَجْلاً مِنْ مَاءٍ
Artinya :
“Siramlah air kencingnya dengan air satu ember.”

#3 Menutup Aurat
Syarat sahnya sholat selanjutnya yaitu menutup aurat. Disini ada perbedaan antara aurat pria dan perempuan. Dimana aurat pria sebatas dari pusar hingga lutut, sedangkan aurat perempuan hampir seluruh badan, kecuali muka dan kedua telapak tangan.

Allah SWT berfirman :
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ
Artinya :
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid...” (QS. Al-A'raaf 31).

Yiatu tutuplah aurat kalian bila ingim melaksanakan shalat, alasannya yaitu orang-orang musyrik thawaf mengelilingi Ka'bah dalam keadaan telanjang bulat, maka turunlah ayat di atas (sebagaimana yang disebutkan dalam shahih Muslim)

Hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah bahwa Nabi SAW bersabda :

لاَ يَقْبَلُ الله صَلاَةَ حَائِضٍ إِلاَّ بِحِمَارٍ
Artinya :
“Allah tidak mendapatkan shalat perempuan yang sudah haidh (baligh) kecuali dengan mengenakan epilog kepala atau khimar (tudung/jilbab).”

Aurat pria antara pusar dan lutut. Sebagaimana dalam hadits ‘Amr bin Syu'aib Radhiyallahu anhum, dari ayahnya, dari kakeknya, secara marfu’:

مَا بَيْنَ السُّرَّةِ وَالرُّكْبَةِ عَوْرَةٌ
Artinya :
“Antara pusar dan lutut yaitu aurat.” - (Hasan: [Irwaa’ul Ghaliil (no. 271)], diriwayatkan oleh ad-Daraquthni, Ahmad, dan Abu Dawud)

Dari Jarhad al-Aslami, ia berkata, “Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam lewat ketika saya mengenakan kain yang tersingkap hingga pahaku terlihat. Beliau bersabda:

غَطِّ فَخِذَكَ فَإِنَّ الْفَخِذَ عَوْرَةٌ
Artinya :
"Tutuplah pahamu. Karena bekerjsama paha yaitu aurat."

Sedangkan bagi wanita, maka seluruh tubuhnya yaitu aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangannya. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam :

الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ
Artinya :
“Wanita yaitu aurat.”

#4 Menghadap ke Kiblat
Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ
Artinya :
“... maka palingkanlah wajahmu ke Masjidil Haram. Dan di mana saja kau (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya...” (QS. Al-Baqarah : 150)

Juga sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam terhadap orang yang jelek dalam shalatnya:

إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَأَسْبِعِ الْوُضُوْءَ ثُمَّ اسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ
Artinya :
“Jika engkau hendak shalat, maka berwudhu'lah dengan sempurna. Kemudian menghadaplah ke Kiblat...” (HR. Bukhari dan Muslim)

#5 Niat
Syarat sahnya shalat yang terakhir yaitu niat. Niat yaitu impian berpengaruh untuk melaksanakan ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Shalat tidak sah tanpa adanya niat, dan niat sama sekali tidak sanggup gugur, alasannya yaitu niat tidak akan gugur kecuali dengan hilangnya akal. Maka ketika logika itu hilang, gugurlah tanggung jawab (perintah syariat) alasannya yaitu logika merupakan poros suatu tanggung jawab.

Para ulama setuju bahwa niat merupakan syarat sahnya shalat. Landasannya yaitu firman Allah SWT yang berbunyi :

وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ
Artinya :
"Padahal mereka tidak disuruh kecuali semoga menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya". (QS. Al-Bayyinah : 5)

Dan juga sabda Nabi SAW yang berbunyi :
إِنَّماَ اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى
Artinya :
"Sesungguhnya amal itu tergantung kepada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang dia niatkan" (HR. Bukhari dan Muslim)

Itulah beberapa Syarat-syarat Sahnya Shalat yang wajib kita pelajari dan pahami. Tanpa mengetahui dan memahami syarat dan rukun shalat, maka shalat kita tidak sah.

Sumber Referensi :  almanhaj.or.id

Lafadz Niat Shalat Witir Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Kumpulan Doa Islami - Shalat Witir merupakan Sholat Sunnah yang jumlah raka'atnya ganjil, yaitu 1 raka'at, 3 rakaat atau jumlah lainnya yang ganjil dengan sekali salam. Namun jumhur ulama beropini bahwa salat witir dilaksanakan dengan satu kali salam tiap dua rakaat dan terakhir satu kali salam satu rakaat, dan ini menyerupai yang biasa (mayoritas) kita lakukan.

Karena pelaksanaannya sanggup di bagi-bagi, contohnya 3 raka'at dengan setiap 2 raka'at 1 kali salam dan 1 rakaa'at terakhir dengan 1 kali salam, dan/atau shalat witir 3 raka'at dengan sekali salam, maka lafadz niatnya tentu berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya, berikut ialah lafadz niat shalat sunnah witir 1 rakaat, niat witir 2 raka'at dan/atau niat shalat witir 3 raka'at sekaligus lengkap dalam bahasa arab, goresan pena latin dan artinya.

 merupakan Sholat Sunnah yang jumlah raka Lafadz Niat Shalat Witir Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi : Shalat Sunnah Witir

Niat Shalat Sunnah Witir 3 Raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI TSALAATSA RAKA'AATIN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artinya :
Saya niat sholat witir tiga raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum alasannya ialah Allah Ta'ala

Niat Shalat Sunnah Witir 2 Raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artinya :
Saya niat sholat witir dua raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum alasannya ialah Allah Ta'ala

Niat Shalat Witir 1 Raka'at

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALA
Artinya :
Saya niat sholat witir satu raka'at menghadap kiblat sebagai ma'mum alasannya ialah Allah Ta'ala

Catatan:
  • Niat diatas dibaca saat kita shalat witir menjadi ma'mum. Namun apabila kita menjadi imam, maka lafadz "MA'MUUMAN" diganti menjadi "IMAAMAN". Sehingga lafadznya menjadi menyerupai ini :
    اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

    USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI ADAA'AN IMAAMAN LILLAAHI TA'ALA
    Artinya :
    Saya niat sholat witir satu raka'at menghadap kiblat sebagai imam alasannya ialah Allah Ta'ala
  • Dan apabila sholat witir dilaksanakan sendirian, maka lafadz niatnya tanpa disertai dengan "MA'MUUMAN" dan/atau "IMAAMAN". Sehingga lafadz niat shalat witir sendirian ialah menyerupai ini :
    اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

    USHOLLI SUNNATAL WITRI RAK'ATAN MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA'ALA
    Artinya :
    Saya niat sholat witir satu raka'at menghadap kiblat alasannya ialah Allah Ta'ala
  • Dan begitu juga seterusnya tergantung berapa raka'at shalat witir, maka kita sesuaikan saja niatnya sesuai raka'at yang akan kita laksanakan

Video Niat Shalat Witir


Waktu pelaksanaan shalat witir yaitu pada malam hari sehabis shalat isya hingga sebelum terbit fajar atau sebelum masuk waktu subuh, yang dilakukan sehabis shalat lainnya, menyerupai shalat tarawih pada bulan ramadhan dan/atau sehabis shalat sunnah tahajud. Adapun aturan mengerjakan shalat witir ialah sunnah muakkad, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.

Adapun bilangan rakaat shalat witir itu sedikitnya ialah satu rakaat dan sebanyak banyaknya ialah sebelas rakaat. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam hadits Nabi SAW yang artinya :
“ Adalah Rasulullah SAW biasa melaksanakan shalat 11 rakaat antara waktu sehabis shalat isya hingga terbit fajar . Beliau salam setiap dua rakaat dan shalat witir 1 rakaat…” (HR Jamaah kecuali Imam Tarmidzi dari Aisyah ra )

Doa Sehabis Shalat Witir Lengkap Arab, Latin Dan Terjemahannya

Kumpulan Doa Islami - Seperti biasa, setelah simpulan shalat maka diteruskan dengan wirid dan dzikir yang lalu dilanjutkan dengan membaca doa setelah shalat. Begitu juga dikala melakukan shalat sunnah witir, maka dianjurkan untuk membaca doa sehabis shalat witir.

Sebagaimana yang sudah kami sampaikan sebelumnya, bahwa shalat witir yaitu shalat sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) yang memiliki banyak nasihat dan keutamaan. Di antara dalil yang menujukkan keutamaan dan sekaligus di sunnahkannya salat witir yaitu hadits Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu bahwa menceritakan: Rasulullah pernah berwitir, lalu bersabda: “Wahai andal Qur’an lakukanlah salat witir, bekerjsama Allah itu witir (ganjil) dan menyukai sesuatu yang ganjil”. Shalat witir yaitu shalat sunnah yang bilangan raka'atnya ganjil yaitu minimal 1 raka'at dan sebanyak-banyaknya 11 raka'at.



 setelah simpulan shalat maka diteruskan dengan wirid dan dzikir yang lalu dilanjutkan  Doa Setelah Shalat Witir Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya
Ilustrasi : Berdoa setelah shalat witir


Adapun untuk bacaan doa setelah shalat witir dalam bahasa arab, goresan pena latin lengkap dengan artinya yaitu sebagai berikut :

اَللهُمَّ إِنَّا نَسْـأَلُكَ اِيْمَانًا دَائِمًا، وَنَسْأَلُكَ قَلْبًا خَاشِعًا، وَنَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَنَسْأَلُكَ يَقِيْنًا صَادِقًا، وَنَسْأَلُكَ عَمَلاً صَالِحًا، وَنَسْأَلُكَ دِيْنًاقَيِّمًا، وَنَسْأَلُكَ خَيْرًا كَثِيْرًا، وَنَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ، وَنَسْأَلُكَ تَمَامَ الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الشُّكْرَ عَلَى الْعَافِيَةِ، وَنَسْأَلُكَ الْغِنَاءَ عَنِ النَّاسِ، اَللهُمَّ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صَلاَتَنَا وَصِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَتَخُشُّعَنَا وَتَضَرُّعَنَا وَتَعَبُّدَنَا وَتَمِّمْ تَقْصِيْرَنَا يَا اَللهُ يَااَللهُ يَااَللهُ يَااَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

ALLAHUMMA INNAA NAS'ALUKA IIMAANAN DAA'IMAN, WANAS'ALUKA QALBAN KHAASYI'AN, WANAS'ALUKA 'ILMAN NAAFI'AN, WANAS'ALUKA YAQIINAN SHAADIQON, WANAS'ALUKA 'AMALAN SHAALIHAN, WANAS'ALUKA DIINAN QAYYIMAN, WANAS'ALUKA KHAIRAN KATSIIRAN, WANAS'ALUKAL 'AFWA WAL'AAFIYATA, WANAS'ALUKA TAMAAMAL 'AAFIYATI, WANAS'ALUKASY SYUKRA 'ALAL 'AAFIYATI, WANAS'ALUKAL GHINAA'A 'ANINNAASI. ALLAAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATANAA WASHIYAAMANAA WAQIYAAMANAA WATAKHUSY-SYU'ANAA WATADHORRU'ANAA WATA'ABBUDANAA WATAMMIM TAQSHIIRANAA YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ALLAAHU YAA ARHAMAR RAAHIMIINA. WASHALLALLAAHU 'ALAA KHAIRI KHALQIHI MUHAMMADIN WA'ALAA AALIHI WASHAHBIHI AJMA'IINA, WALHAMDU LILLAAHI RABBIL 'AALAMIINA.
Artinya :
Wahai Allah. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kepercayaan yang tetap, kami memohon kepada-Mu hati yang khusyu', kami memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, kami memohon kepada-Mu keyakinan yang benar, kami memohon kepada-Mu amal yang shaleh, kami memohon kepada-Mu agama yang lurus, kami memohon kepada-Mu kebaikan yang banyak, kami memohon kepada-Mu ampunan dan afiat, kami memohon kepada-Mu kesehatan yang sempurna, kami memohon kepada-Mu syukur atas kesehatan, dan kami memohon kepada-Mu terkaya dari semua manusia. Ya Allah, Tuhan kami. Terimalah dari kami shalat kami, puasa kami, shalat malam kami, kekhusyu'an kami, kerendahan hati kami, ibadah kami. Sempurnakanlah kelalaian atau kekurangan kami, Wahai Allah Wahai Allah Wahai Allah Wahai Dzat yang Paling Penyayang diantara para penyayang. Semoga rahmat Allah tercurahkan kepada sebaik-baiknya makhluk-Nya, Muhammad, keluarga dan sahabatnya semua, dan segala puji milik Allah, Tuhan semesta alam.

Video Doa Shalat Witir


Itulah  Doa Setelah Shalat Sunah Witir Lengkap Arab, Latin dan Terjemahannya, yang sanggup kita amalkan setiap malam sehabis melakukan shalat ganjil ini. Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menambahkan kalian dengan satu salat, yang salat itu lebih baik untuk dirimu dari pada unta yang merah, yakni salat witir. Waktu pelaksanaannya Allah berikan kepadamu dari sehabis Isya hingga terbit Fajar”.

Jadi, waktu pelaksanaan shalat witir yaitu setelah shalat isya hingga sebelum subuh yang biasanya dilakukan setelah shalat lainnya ibarat shalat tarawih dan/atau shalat tahajud.

Lafadz Niat Sholat Tarawih Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Kumpulan Doa Islami - Shalat tarawih yakni sholat sunnah yang dilakukan selama satu bulan penuh pada bulan ramadhan. Secara umum shalat tarawih dilaksanakan secara berjama'ah sesudah shalat isya, adapun untuk jumlah raka'at shalat tarawih ada yang 23 rakaat dan ada juga yang 11 rakaat termasuk shalat witir.

Meskipun jumlah raka'at shalat tarawih berbeda (ada yang 23 raka'at, ada yang 11 raka'at) namun pelaksanaannya sama, yaitu setiap 2 raka'at diakhiri dengan salam, sehingga niat shalat tarawih pun sama yakni niat shalat sunnah 2 raka'at, yang membedakan hanyalah shalat tarawihnya sebagai imam atau sebagai makmum dan/atau shalat tarawihnya sendirian. Untuk lebih jelasnya, berikut yakni lafadz niatnya lengkap bahasa arab, goresan pena latin dan terjemahannya.

 yakni sholat sunnah yang dilakukan selama satu bulan penuh pada bulan ramadhan Lafadz Niat Sholat Tarawih Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi : Shalat Tarawih Berjama'ah


Niat Shalat Tarawih sebagai Ma'mum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI MA'MUUMAN LILLAAHI TA'ALAA
Artinya :
Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai makmum alasannya yakni Allah Ta'ala

Niat Shalat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI IMAAMAN LILLAAHI TA'ALAA
Artinya :
Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam alasannya yakni Allah Ta'ala

Niat Shalat Sunnah Tarawih Sendirian
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

USHOLLII SUNNATAT-TAROOWIIHI ROK'ATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAAHI TA'ALAA
Artinya :
Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat alasannya yakni Allah Ta'ala


Video Niat Sholat Tarawih


Itulah lafadz niat sholat sunnah taraweh lengkap arab, latin dan artinya yang sanggup Anda sesuaikan dengan shalat Anda (apakah jadi imam atau makmum dan/atau shalat sendirian). Meskipun Anda melakukan sholat tarawih 23 rakaa't (termasuk witir) dan/atau shalat tarawih yang 11 raka'at (termasuk witir), namun untuk lafadz niatnya sama sebagaimana sudah dijelaskan diatas.